MENIKMATI KEINDAHAN KAWAH IJEN


Wisata Banyuwangi - Kawah Ijen merupakan objek wisata yang telah dikenal luas oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alamnya. Setiap harinya Kawah Ijen tak pernah sepi dari pengunjung. Pada hari-hari biasa pengunjung Kawah Ijen rata-rata hanya ratusan orang, namun pada week end atau hari libur bisa mencapai lebih 2 ribu orang, bahkan pada momen tertentu seperti malam pergantian tahun, pengunjungnya bisa mencapai 4 ribu lebih. Setiap tahun selalu terjadi peningkatan jumlah pengunjung, baik domestik maupun mancanegara, seiring dengan meningkatkan popularitas Kawah Ijen.
Wisata Kawah Ijen Banyuwangi.
Kawah Ijen Banyuwangi (sumber : Asherworldturns.com)
Kalau pada tahun 2011 jumlah pengunjung Kawah Ijen baru mencapai sekitar 16 ribu orang, maka tahun 2015 sudah meningkat hampir 10 kali lipat menjadi 150 ribu pengunjung. Ini data resminya, bisa jadi fakta riilnya lebih banyak lagi. Dengan ditetapkannya Gunung Ijen sebagai cagar biosfir oleh Unesco pada Maret 2016, bisa dipastikan pesona Kawah Ijen akan kian mendunia dan mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara. Terlebih pihak Pemkab Banyuwangi kian gencar mempromosikan Kawah Ijen sebagai wisata andalan Kabupaten Banyuwangi.

Kawasan Wisata Kawah Ijen masuk dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen dengan luas 2.560 hektare, termasuk hutan wisata seluas 92 hektare. Kawah Ijen ini terletak di  puncak Gunung Ijen di wilayah Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso. Gunung Ijen merupakan gunung berapi aktif yang memiliki ketinggian 2.443 mdpl diatas permukaan laut yang terletak berdampingan dengan Gunung Raung dan Gunung Merapi. 

Kawah Ijen merupakan sebuah danau di atas Gunung Ijen yang terbentuk akibat proses letusan Gunung Ijen, membuat kawah tersebut dipenuhi oleh air sehingga membentuk sebuah danau kawah yang sangat menakjubkan. Yang menarik adalah kawah ini berada di tengah kaldera yang terluas di Pulau Jawa dengan diameter 6 km. Ukuran kawahnya sendiri sekitar 960 meter x 600 meter dengan kedalaman 200 meter. Kawah ini terletak di kedalaman lebih dari 300 meter di bawah dinding kaldera.
PH air Kawah Ijen 0,5 sama dengan kadar asam aki mobil sumber : Liputan6.com)
Kawah Ijen merupakan salah satu kawah paling asam terbesar di dunia. Yaitu memiliki tingkat keasaman  mendekati nol, sehingga bisa melarutkan tubuh manusia dengan cepat. Namun, dibalik semua itu, ternyata kawah ini menyajikan pesona keindahan yang menakjubkan. 

Pesona Keindahan Kawah Ijen

Kawah Ijen dari atas Gunung Ijen terlihat sangat indah. Kawah ini merupakan danau yang besar berwarna hijau kebiruan dengan kabut dan asap belerang yang sangat memesona. 

Selain itu, udara dingin dengan suhu 10 derajat celcius, bahkan bisa mencapai suhu 2 derajat celcius, akan menambah sensasi tersendiri. Berbagai tanaman yang hanya ada di dataran tinggi juga dapat Anda temukan, seperti Bunga Edelweis dan Cemara Gunung.
Sunrise di Kawah Ijen.
Pesona keindahan Kawah Ijen menjelang sunrise (sumber : Soloraya.com)
Pagi hari di Kawah Ijen (sumber : Jalan2men.com)
Saat pagi hari, ketika matahari mulai menyinari kawasan Kawah Ijen, pemandangan yang indah dapat Anda nikmati. Kawah Ijen yang berwarna hijau kebiruan akan ditambah cahaya matahari yang berwarna keemasan memantul di kawah tersebut. 

Kawah Ijen dengan air danau berwarna hijau tosca.
Danau Kawah Ijen dengan airnya berwarna hijau tosca (sumber : Dutawisata.co.id)
Serupa tapi tak sama : Kawah Ijen dengan warna air danaunya kebiruan (sumber : 3djuegos.com)
Di sekitar lereng kawah terhampar pohon Manisrejo (cantiqi) yang berdaun kemerahan, sedangkan batuan dinding kawah berwarna belerang, kekuningan, kondisi-kondisi inilah yang membuat panorama alam disini begitu mengesankan untuk dinikmati.
Pohon manisrejo di Kawah Ijen.
Hamparan pohon manisrejo (sumber : Asherworldturns.com)
Dari Kawah Ijen layangkan pandangan ke sekitarnya, akan terlihat rangkaian gunung lain di wilayah Pegunungan Ijen, seperti Gunung Merapi di timur, Gunung Raung, Gunung Suket, Gunung Rante dan sebagainya.

Selain itu fenomena alam lain yang terdapat di kawah Ijen yang tidak boleh dilewatkan adalah Blue Fire atau Api Biru, yang muncul di tengah-tengah penambangan sulphur, dan hanya bisa dilihat pada dini hari hingga menjelang pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB. 

Fenomena blue fire ini hanya ada dua di dunia, selain di Ijen hanya ada di Islandia. Maka tak heran keberadaan si api biru ini begitu sangat diburu para wisatawan, khususnya turis asing.
Api biru alias blue fire Kawah Ijen
Blue fire Kawah Ijen (sumber : Indonesia.tripcanvas.co)

Penambang Belerang Tradisional

Salah satu yang menjadi perhatian pengunjung di kawasan Kawah Ijen adalah adanya penambang belerang tradisional. Mereka dengan berani mendekati danau untuk menggali belerang dengan peralatan sederhana lalu dipikul dengan keranjang. 

Para penambang belerang ini mengambil belerang dari dasar kawah. Di sini asap cukup tebal, namun dengan peralatan penutup hidung sekadarnya seperti sarung, mereka tetap mencari lelehan belerang. Lelehan belerang didapat dari pipa yang menuju sumber gas vulkanik yang mengandung sulfur. Gas ini dialirkan melalui pipa lalu keluar dalam bentuk lelehan belerang berwarna merah. Setelah membeku belerang berwarna kuning.
Penambang sedang mengambil belerang cair (sumber : Uniqpost.com)
Setelah belerang dipotong, para penambang akan mengangkutnya dengan cara dipikul  melalui jalan setapak. Beban yang dipikul cukup berat antara 80 hingga 100 kg. Para penambang sudah terbiasa memikul beban yang berat ini sambil menyusuri jalan setapak di tebing kaldera yang begitu curam menuruni gunung sejauh 3 kilometer.
Penambang Kawah Ijen, Banyuwangi.
Kerasnya kehidupan penambang belerang Kawah Ijen, dibahunya terdapat beban seberat lebih 60 kg (sumber : Liputan6.com)
Untuk menambah sumber penghasilannya, sebagian penambang tersebut memanfaatkan pengetahuan dan pengalamannya mengenal jalur pendakian Kawah Ijen dengan menyediakan jasa sebagai pemandu lokal bagi pengunjung yang membutuhkan. Jika saja rejeki semacam ini selalu ada setiap hari, tentu dengan senang hati mereka akan menanggalkan pekerjaan utama sebagai penambang belerang.
Cendera mata khas Kawah Ijen.
Cendera mata khas Kawah Ijen yang terbuat dari belerang buatan para penambang (sumber : Detik.com)
Selain itu, para penambang juga memanfaatkan sedikit kreativitas mereka dengan membuat cendera mata dari belerang yang dicetak dalam aneka bentuk yang unik, seperti kura-kura, kepiting, boneka hello kitty dan sebagainya.  Banyak pengunjung yang membeli karena tersentuh untuk sedikit membantu menambah penghasilan mereka. Padahal itulah cendera tangan khas Kawah Ijen.

Paltuding Pintu Masuk Kawah Ijen

Perjalanan menuju Kawah Ijen dimulai dari Paltuding, yang merupakan pos PHPA (Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam) Perhutani di kaki gunung Merapi-Ijen. Sebelum mulai pendakian Anda wajib melaporkan diri sekaligus membayar tiket masuk. Meskipun demikian tidak serta-merta Anda bisa langsung melakukan pendakian, karena waktu pendakian ditentukan berdasarkan kondisi alam. 

Normalnya pendakian Kawah Ijen diberlakukan mulai pukul 01.00 WIB sampai 12.00 WIB. Namun sewaktu-waktu bisa saja pendakian ditutup jika terjadi kondisi yang dianggap membahayakan keselamatan pengunjung. Seperti terjadi hujan lebat, longsor, kebakaran hutan atau asap belerang yang mengarah ke jalur pendakian akibat perubahan arah angin.

Paltuding memiliki area yang luas dan dilengkapi fasilitas yang cukup memadai. Terdapat tempat parkir bagi pengunjung yang membawa kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Fasilitas umum seperti kamar mandi, toilet dan mushola sudah tersedia. Beberapa warung makan juga banyak terdapat di Paltuding. Anda juga bisa membeli beberapa perbekalan yang diperlukan untuk amunisi pendakian Anda.

Bagi pengunjung yang datang lebih awal dan akan melakukan pendakian pada dini hari bisa menyewa homestay dengan harga terjangkau. Selain itu terdapat camping ground yang luas bagi pecinta alam yang ingin mendirikan tenda atau hammock.

Dari Paltuding ke Kawah Ijen jaraknya 3 KM, yang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Meskipun jarak tersebut terbilang tidak terlalu jauh, namun mengingat kondisi medan dan kemampuan setiap orang yang berbeda, umumnya diperlukan waktu antara 2 sampai 3 jam untuk mencapainya.

Kondisi jalur trekking menuju Kawah Ijen berupa tanah berpasir dan batu halus dengan sudut kemiringan bervariasi antara 10 sampai 35 derajat, ditempuh pada tengah malam dalam kondisi fisik yang sudah lelah ditambah situasi yang relatif gelap karena hanya mengandalkan penerangan lampu senter, membuat perjalanan mencapai Kawah Ijen tidak bisa dilakukan dengan cepat. 

Apalagi pengunjung Kawah Ijen umumnya adalah pemula yang baru pertama kalinya datang dan bahkan mungkin belum pernah melakukan pendakian sebelumnya. Karena itu bagi pengunjung yang berombongan, membawa banyak wanita, sebaiknya memanfaatkan jasa guide lokal yang nota bene adalah para penambang belerang yang sudah sangat hafal dengan medannya.

Sebelum mencapai puncak Ijen, terdapat Pos Penimbangan yang lebih dikenal sebagai Pondok Bunder. Pos yang berada di ketinggian 2.226 mdpl ini  tempat untuk menimbang belerang yang diambil oleh para penambang dari Kawah Ijen.


Di Pondok Bunder yang merupakan pos terakhir sebelum Kawah Ijen, terdapat warung penjual makanan-minuman, namun hanya mulai buka setelah pagi hari. Tempat ini biasanya juga menjadi tempat peristirahatan sejenak bagi para pendaki sebelum melanjutkan perjalanan maupun mereka yang baru turun kembali dari Kawah Ijen.


TIKET MASUK KAWAH IJEN

- Retribusi Rp 3.000,- /orang di Dusun Jambu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin berdasarkan Peraturan Desa No. 1 Tahun 2015 tentang bumdes yang berisi tentang pengelolaan kawasan desa wisata.
- Tiket pendakian di Paltuding :
- Karcis untuk wisatawan lokal Rp 5.000,- pada hari kerja, Rp 7.500,- pada hari libur.
- Tiket untuk wisatawan mancanegara Rp 100.000,- /hari kerja, Rp 150.000,-/hari libur.
- Parkir motor Rp 2.000,-, mobil Rp 10.000,-
- Toilet Rp 2.000,-/orang
- Sewa masker Rp 25.000,-
- Sewa senter Rp 10.000,-
- Mendirikan tenda Rp 15.000,-/tenda.
- Penginapan Perhutani Rp 150.000,-/malam.
- Membawa video komersial atau snapshot film komersial ada biaya tambahan Rp 10 juta, handycam Rp 1 juta dan foto kamera Rp 250 ribu.


Cara Menuju Kawah Ijen

Seperti yang telah banyak diketahui, untuk menju ke Kawah Ijen dapat ditempuh melalui dua jalur, yaitu Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Kedua jalur tersebut akan bertemu di Paltuding, yang merupakan pintu masuk menuju ke lokasi Kawah Ijen.

Baik melalui jalur Banyuwangi maupun Bondowoso masing-masing ada nilai min plusnya. Dengan starting point dari Surabaya, dari segi jarak memang lebih dekat ke Bondowoso daripada Banyuwangi. Namun dari Bondowoso menuju ke Paltuding, Anda harus menempuh perjalanan sekitar 76 KM, jauh lebih dekat dari Banyuwangi ke Paltuding, yaitu hanya sekitar 30 KM, dengan kondisi jalan yang sangat mulus.

Dari stasiun Karangasem ke Paltuding jaraknya 30km

Selain itu, dari segi kemudahan transportasi, lebih banyak pilihan moda transportasi menuju ke Banyuwangi dari berbagai kota di Pulau Jawa daripada ke Bondowoso. Selain kendaraan pribadi, perjalanan menuju ke Banyuwangi bisa ditempuh melalui bis umum, kereta api, travel maupun pesawat.

Belum lagi soal keragaman wisata dan budayanya. Pada umumnya, traveler yang berkunjung ke Banyuwangi tidak hanya khusus ingin melihat satu tempat wisata saja – dalam hal ini Kawah Ijen, tapi juga ingin menjelajahi tempat-tempat wisata lain atau melihat event wisata Banyuwangi Festival yang tersaji sepanjang tahun. Dari pertimbangan ini, jelas Banyuwangi menawarkan lebih banyak pengalaman berwisata. Tapi bagaimana pun juga, keputusan ditangan Anda.

Perjalanan Dari Banyuwangi Ke Kawah Ijen

Sampai saat ini (2016) belum ada transportasi umum langsung dari Banyuwangi ke Paltuding. Bagi Anda yang mengendarai mobil atau motor tentu tidak ada masalah menuju ke Paltuding, karena sekarang jalannya sudah berapal hotmix, hanya tinggal mengikuti rutenya saja. 

BANYUWANGI > LICIN > JAMBU > PALTUDING > KAWAH IJEN

Lalu bagaimana dengan pengunjung yang datang ke Banyuwangi dengan kendaraan bus atau kereta api, termasuk bagi solo travelling ?

Bagi traveler yang datang menggunakan kendaraan umum seperti kereta pi atau bus antar kota, berikut alternatif transportasi dari Banyuwangi ke Paltuding :

SEWA JEEP/TROOPER
Jika Anda datang ke Banyuwangi naik kereta api, turunlah di Stasiun Karangasem. Begitu keluar dari stasiun Karangasem maka Anda akan mudah mencari informasi persewaan mobil menuju Paltuding di sekitar stasiun. Ongkos sewanya sekitar Rp 600 ribu PP, belum termasuk bensin. Sebaiknya Anda nego yang sudah fix dengan bensin, sehingga ongkos sewanya sudah pasti. Katakanlah Rp 700 ribu. Jika dipakai rombongan berlima berarti rata-rata sekitar Rp 140 ribu/orang.

SEWA ANGKOT
Sewa angkot memang lebih murah namun hanya sampai Licin, karena angkot tidak mampu melewati medan jalan yang sangat menanjak, selebihnya berganti truk pengangkut belerang. Sewa angkot cukup efisien jika Anda datang dalam rombongan antara 5-7 orang. Jika kurang dari itu ongkos sewanya akan sedikit lebih mahal.

- Sewa angkot di Terminal Sasak Perot yang berjarak 300 meter dari stasiun Karangasem.
- Ongkosnya berdasarkan nego, antara Rp 10-15 ribu/orang. Minta diantar sampai di kantor PT Candi Ngrimbi di Desa Tamansari yang berjarak sekitar 22 KM dari Stasiun Karangasem.
- Dari kantor PT Candi Ngrimbi menuju Paltuding sejauh 9 KM naik truk pengangkut belerang dengan ongkos Rp 5 ribu/orang untuk sang sopir truk.
- Dalam sehari ada dua kali jadwal keberangkatan truk menuju Paltuding, yaitu pukul 07.00 WIB dan siang sekitar pukul 12.00 WIB. Sedangkan jadwal truk turun kembali ke kantor PT Candi Ngrimbi adalah pukul 11.00 WIB dan 16.00 WIB.
- Hari Jumat tidak ada aktifitas penambangan di Kawah Ijen, sehingga tidak ada truk yang naik turun Tamansari-Paltuding.
- Jika Anda naik bus antarkota maka akan turun di Terminal Brawijaya. Dari sini Anda bisa langsung sewa/carter angkot dengan tujuan kantor PT Candi Ngrimbi dengan ongkos kurang lebih sama di Terminal Sasak Perot. Yang penting pandai-pandai nego.

OJEK MOTOR
Bagi solo travelling naik ojek motor adalah pilihan yang tepat untuk mencapai Paltuding. Saat ini di Banyuwangi sudah ada beberapa ojek motor online yang bisa Anda manfaatkan jasanya. Untuk tujuan Paltuding ongkos standarnya adalah Rp 150 ribu pergi pulang.


SEWA MOTOR
Alternatif lain adalah sewa motor seharga Rp 75 ribu/hari, belum termasuk bensin. Informasi sewa motor ini juga bisa Anda dapatkan di sekitar Stasiun Karangasem.

Tips Berwisata Ke Kawah Ijen :

- Saat yang paling tepat untuk menyaksikan keindahan Ijen adalah pada pagi hari. Sebaliknya, lakukan pesiapan yang cukup jika akan melakukan perjalanan pada malam hari, karena medannya cukup berat.
- Jika ingin melihat api biru, pendakian sebaiknya dilakukan pada pukul 01.00-02.00 dini hari, karena api biru terlihat jelas hingga pukul 05.00 pagi atau sebelum matahari muncul.
- Jangan menggunakan celana berbahan jins, tetapi pilih bahan kain atau celana cargo. Pilih sandal atau sepatu yang nyaman di kaki.
- Gunakan penutup kepala dan telinga serta jaket  untuk melawan suhu dingin, gunakan penutup kepala dan telinga, serta jaket, dan
-  Jangan minum terlalu banyak, cukup 1 atau 2 teguk setiap 15 menit, untuk mencegah proses pelambatan metabolism  tubuh. 
- Jangan lupa membawa masker/penutup hidup karena untuk menuju Kawah Ijen, anda harus menyusuri jalan setapak menyusuri tebing kaldera, kadang-kadang asap belerang tertiup angin melewati jalur tersebut.
- Membawa jas hujan adalah wajib jika mendaki di musim hujan, karena di sepanjang jalur pendakian tidak ada tempat berteduh.
- Dari Licin menuju Paltuding perjalanan dapat diteruskan dengan kendaraan offroad, terutama jenis jeep double gardan karena sekitar 6 km sebelum sampai di Paltuding medannya cukup berat.
-  Demi alasan keamanan, pendakian ke kawah ijen dari Paltuding ditutup selepas pukul 14:00, karena pekatnya asap dan kemungkinan arah angin yang mengarah ke jalur pendakian.

#Update

loading...


60 komentar

wah saya saja orang banyuwangi asli belum pernah mendaki ke gunung Ijen cuman baca- baca doang, padahal saya juga sering mengantar tamu yang akan mendaki kesana tapi karena males cuman sampek hotel trus tidur heee...
cukup menarik artikelnya bisa saya jadikan bahan artikel saya berikutnya tentang pariwisata banyuwangi heee3 terimakasih kalau ada waktu silahkan berkunjung ke blog asal- asalan saya http://www.sebisaanda.blogspot.com

untuk pendakian tanggal 2 Mei tidak ada larangan pendakian kan? untuk pendakian sendiri apakah harus memakai jasa guide?

Apa jalan nya bagus untuk sampai ke paltuding? Saya recana kesana tgl 1 mei naik motor metik.

indahnya panorama kawah ijen sangat menakjubkan walau haruz mendaki gunung <>3 km tpi semua itu terbanyarkan dengan keindahn kawah ijen yang begitu memanjakan mata...

indahnya pesona indonesiaku!!

jangan lupa mampir blogku ya
http://wisatakeche.blogspot.com/

Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai pariwisata dengan sejumlah wisata yang menarik. Sangat bermanfaat untuk dapat mengetahui tempat wisata yang menarik dan penuh dengan suasana baru.Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai pariwisata yang bisa anda kunjungi di www.pariwisata.gunadarma.ac.id

Hal yang menarik ketikan berwisata dan mendaki gunung Kawah Ijen adalah ketika pagi hari tiba, pesona antara sinar emas matahari pagi dan warna kawah hijau tosca.

satpam pintu masuk kawah ijen arogan, sangat tidak sopan dan kurang ajar sekali.>>>>>>> saya mempromosikan kawah ijen kepada dunia tapi waktu saya antar kesana, saya diusir satpan penjaga pintu masuk kawah ijen bahwa dia teriak-teriak menyuruh saya pergi hanya karena orang asing mau melihat jalannya saja kearah kawah ijen
ankasarentcar@gmail.com

Jalan pendakian menuju kawah sangat rawan. struktur tanahnya juga lembut mudah terpleset ketika mau mendaki dan harus memilih tanah yang kokoh. Harus ada penanganan dari pemerintah setempat. Thanks artikelnya membantu

Saya berencana sama temen2 mau kesana, apakah jalan kakinya itu jauh dan menanjak? Mengingat saya itu tms ibu2 yang usianya 40 an keatas. Tolong dong ada yang jawab....

Jalur treking dr Paltuding ke Kawah Ijen jaraknya 3km. Biasanya ditempuh ant 2-3jam, tergantung kemampuan tiap orang. Jalurnya menanjak dg tingkat kemiringan bervariasi ant 10-35derajat. Jika bersama rombongan sebaiknya menyewa guide setempat dg biaya sekitar 150rb. Guide ini sngt berguna ketika memandu menuruni kawah Ijen, krn sdh menguasai medannya. Khususnya jk ibu berangkat tengah malam. Oya pendakian kawah ijen tdk recommended bagi mrk yg obesitas.

saya aja yang muda tidak mampu. kalau sama ibu-ibu mending jangan. waktu saya kesana banyak masalah. belum lagi satpam yang minta-minta uang

https://scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xfp1/v/t1.0-9/12688010_1653510471582865_7225917632448893454_n.jpg?oh=040baebd767241543702618ec510a7ff&oe=572E4BBD

Trip Banyuwangi akan lebih murah jika pesertanya lebih banyak.
Silahkan save informasi ini, barangkali ada teman yang membutuhkan informasi ini.

cuman satpam aja kurang ajar,,,, kalau aku di gituin saya lapor atasanya bilang "service bawahan anda buruk dan semoga anda merekomendasi mencari penggantinya" ,,,

Hallo Kurniati Laila... saya juga tertarik utk liat/mendaki kawah ijen... dan saya juga sudah 40+... sudah liat kawah nya kah?...klo sdh ke K Ijen sharing pengalamannya dung.... salam kenal Wiwik Suyadi..

ide yg bagus.sepantasnya mereka menghargai para pendatang, yg sdh susah2 meluangkan waktu, tenaga dan biaya utk melanggengkan pekerjaan mereka...

betul kata edi. saya hampir mati naik ke sana. yang paling bikin kesal, satpam diparkiran. selalu cari cara untuk mendapatkan uang dari kita

saya ke kawah ijen 28 feb 2016. karcis yang diberikan ke saya lusuh. sepertinya karcis bekas. mohon perhatian Dinas pariwisata

SALAM UNTUK ANAK SMU 1 BNYGI delete February 29, 2016 at 8:55 PM

KAPOK DAH KE KAWAH IJEN!!!!tolong satpamnya kawah ijen di tatar dulu sebelum kerja. banyak permainan tidak beres di sini atau ganti yang satpam beneran, jangan orang hutan yang haus Uang

kalau boleh tau satpamnya malak berapa gan, biar ada pandangan bulan 4 aku kesana gan???
terus kalau satpamnya malak apa harus wajib membayarnya???

keren habis Blue Flamesnyaa.... mau kesana tapi belum kesampean

Pak, mau tanya, apakah jalan menuju ke kawah ijen harus jalan kaki? Apakah tidak ada mobil yang bisa mengantarkan sampai ke kawah, seperti di Kawah putih Ciwidey ? Terimakasih.

Mobil hanya sampai Paltuding, pos pemberhentian sebelum memulai pendakian. Untuk menuju Kawah Ijen satu2nya pilihan adalah berjalan kaki yg jaraknya 3km dr Paltuding. Pilihan lain menyewa troli yg sejak setahun terakhir mulai digunakan oleh para penambang untuk mengangkut belerang. Tentu dg cara menyewa. Sebaiknya mempersiapkan kondisi fisik untuk mendaki Kawah Ijen.

Pak mau nanya, saya ibu2 usia 48 tahun pengen banget ke kawah Ijen tgl 6 Mei 2016. hobby sy traveling.Berat badan sy ideal. kendala saya prnh kena syaraf kejepit di tulang belakang tp sdh membaik sih.kadang-kadang aja msh terasa. mohon petunjuknya kira2 aman gak kondisi saya u pendakian ke kawah Ijen. terimakasih informasinya

Soal kesehatan tentunya dokter yg lebih kompeten menilai bu Kartimi Suherman. Saya hanya menyarankan kalau ibu mau mendaki Kawah Ijen sebaiknya ada persiapan sebelumnya dg berlatih fisik secukupnya. Naik pada pagi/jelang subuh & tidak memaksa harus melihat blue fire. Terakhir pikirkan unt menggunakan pemandu lokal unt membantu agar pendakian berjalan aman/nyaman.

Terimakasih pak infonya. Kira2 berapa ya kalau sewa troli, dan apakah muat untuk 4 orang? Dan berapa tarif sewa pemandu lokal ? Terimakasih.

Sewa troli 150rb sekali jalan unt 1 orang. Untuk pemandu lokal ant 100-150rb.

Kalau pakai troli bisa diantar sampai kawah ya pak? Jadi ga perlu jalan kaki? Jadi 1 troli perlu 1 orang pemandu ya? Terimakasih.

Awal Mei ingin ke sana, setelah itu melanjutkan perjalanan ke Bali.

Saya ibu 3 anak berusia 45 th..baru saja pd 17 april 2016 mendaki gn ijen dan turun sampai k kawahnya. Tanpa persipan kami ber4 ada bapak usia 55 th juga dan alhamdulillah berhasil mencapai kawah ijen walau smp kawah memakan waktu 4 jam. Tp keindahannya menghapus lelah kami. Total perjalanan sampi kembali ke parkiran 7jam.

Pengelola Cagar Alam Kawah Ijen langsung dari BKSDA di bawah Kementerian Kehutanan, pak. Jadi bukan tanggung jawab Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi maupun Bondowoso.

Pak mau tanya, ini kan saya rencana untuk perjalanan ke kawah ijen menggunakan bus besar. Untuk pemberhentian bus nya di daerah mana ya maksimal? Apakah bisa bus sampai daerah Paltuding. Terima kasih

Bus besar blm bisa ke Ijen. Mungkin maksimal mini bus. Menurut Orang travel yg aman pakai Elf.

Bagus sekali artikelnya, lengkap, bisa jadi panduan kalau kalau nanti mau ke kawah ijen. Terimakasih.

Jika naik troli apakah bisa mendekati kawah ijen...?? Saya ibu umur 40th, mau bawa anak usia 13, 11, 9. Mrk sehat dan sering saya ajak hiking. Tp blm pernah naik gunung sejauh 3Km. Mohon pencerahan u keamanan kami. Thx.

itu mantep banget api biru di kawah ijen. hoaaaaaaah *muntah pelangi* lovely banget

saya ingin trekking rmbongan ke puncak ijen.
perlu pemandu lokal. tolong dnk info no telp pemandu lokal dari banyuwangi.

Untuk jasa pemandu lokal, saya merekomendasikan Mas Franky yg bisa Anda hubungi di :
HP : +6285101426990
WA : +6281357054740
PIN BBM : 5D1A942F

Jika naik troly bisa diantar sampai bibir Kawah Ijen, namun untuk mencapai dasar kawah harus berjalan kaki menuruni tebing kawah melewati bebatuan terjal.

min mau tanya. kalo ke ijen pake motor kira2 bisa maksimal sampe mana bisa naik motornya? apa cuma sampe paltuding? sama mau tanya penginapan yang pas yang deket pos pertama kira2 ada ga?

Semua kendaraan baik mobil maupun motor akan berakhir di Paltuding, selanjutnya jalan kaki menuju Kawah Ijen. Penginapan/guest house di Paltuding ada, atau homestay banyak terdapat di Kawasan Licin atau Glagah.

Kita tiap sabtu ke kawah ijen dan tn baluran. Mungkin mau gabung bisa cek di web kita ya www.adventureornever.com

terima kasih min

permisi min mau tanya. kalok mau ke dam yang ada di kawah ijen itu lewat mana ya?

hai, saya taun lalu ke ijen. kami ibu ibu udah umur 40+ semua berhasil sampai atas. Inti nya jalan pelan dan stabil, ngak buru buru. yang tidak kuat sebaiknya tidak turun ke kawah apalagi saat asap tebal. diatas pun view nya udah bagus banget. enjoy trip

mana ini chief satpam, tolong ditindak lanjuti. saya rasa ini hal yang serius. saya warga banyuwangi jg gak suka kalo diusir2...

Pemkab Banyuwangi,...sepertinya ini laporan serius dan harus segera ditindaklanjuti. Iwan. Srono-Banyuwangi

Kami ada rencana ke kawah ijen, semoga bisa, amiin

terimakasih banyuwangi bagus atas informasi berharga yang detail dan informatif ini mengenai Keindahan Kawah Ijen Banyuwangi, doakan saya dan teman-teman yang juga peduli dengan wisata indonesia bisa terus berjuang menjadi pribadi yang mandiri dan bermanfaat bagi bangsa dan negara, apakah banyuwangi bagus juga ada kantornya? bolehlah kami mampir sowan kesana.

Pakai mobil pribadi (avansa/inova) bisa sampai paltuding kan? Thanks

untuk ke pos akhir paltuding mobil city car kaya jazz bisa tidak masuk ke sana? karena beberapa artikel mengatakan bahwa jalannya cukup rusak. trims

Jazz sangat bisa. Banyak artikel ttg perjalanan dr Banyuwangi ke Kawah Ijen yg sdh out of date. Faktanya saat ini Jalan menuju Paltuding dr Banyuwangi SANGAT MULUSS. Buktinya sdh 4 tahun ini dilalui Lomba balap sepeda Tour de Banyuwangi Ijen. Belum pernah ada kan balap sepeda dilakukan di jalan rusak???

Wonderful "Kawah Ijen Banyuwangi"..

Makasih banget, infonya sangat bermanfaat, lengkap dan jelas. Desember 2016 saya akan ke Ijen, semoga cuaca bersahabat.

Sendirian atau rombongan mbak?? Kalo solo backpacker boleh gabung nggak? Soalnya saya sendirian dr semarang

sudahkah kita ketahui bahwa selama ini informasi penting tentang Blue Fire Kawah Ijen ternyata tidak benar? Betulkah info Blue Fire Kawah Ijen Hoax?
Silahkan disimak secara lengkap tulisan berikut. http://tinyurl.com/info-blue-fire-ijen-HOAX

Asik banget loh guys ke kawah ijen. Pengalaman yang gak akan pernah kalian lupakan deh, sampe 3 kali loh aku ke sana.. Ketagihan banget deh. Lihat cerita perjalananku 3 kali ke kawah ijen, aku di sana ngapain dan dapat apa sih kok sampe ketagihan gitu?
http://traveltime-ku.blogspot.co.id/2017/01/pemandangan-antimainstrem-kawah-ijen.html

kak mau tanya kalau bawa kamera hp atau dslr apa kena biaya untuk ke kawah ijen??

Yang membayar itu untuk tujuan komersial, seperti pembuatan film/iklan.

Back To Top