Kawah Ijen merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Banyuwangi yang menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Gunung yang terkenal dengan danau kawah berwarna toska dan fenomena blue fire ini dapat dicapai dari Kota Banyuwangi melalui jalur Licin menuju Paltuding, titik awal pendakian.
Bagaimana cara menuju Kawah Ijen dari Kota Banyuwangi tanpa kendaraan pribadi? Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama bagi backpacker yang datang menggunakan kereta api, bus, atau pesawat dan ingin menikmati keindahan Kawah Ijen dengan biaya sehemat mungkin. Berikut penjelasannya.
Kawah Ijen Bisa Dicapai dari Banyuwangi
Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen berada di kawasan Gunung Ijen, di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso. Dari sisi Banyuwangi, jalur menuju kawasan wisata melewati Kecamatan Licin dan berakhir di Paltuding, yang menjadi titik awal pendakian menuju kawah.
Jarak Kota Banyuwangi menuju Paltuding sekitar 33–40 kilometer, dengan waktu perjalanan kendaraan sekitar 1–1,5 jam tergantung kondisi jalan dan titik keberangkatan. Dari Paltuding, wisatawan masih harus berjalan kaki sekitar 3 kilometer menuju kawasan kawah.
Jadi, secara sederhana rutenya adalah:
Kota Banyuwangi → Licin → Tamansari → Paltuding → jalur pendakian → Kawah Ijen
Paltuding adalah bagian penting dari perjalanan karena pendakian menuju Kawah Ijen dimulai dari sini.
TRANSPORTASI KE KAWAH IJEN
Cara ke Kawah Ijen dari Banyuwangi - Bagi backpacker yang datang ke Banyuwangi menggunakan kereta api, bus atau pesawat dan tidak membawa kendaraan sendiri, sekarang tersedia beberapa pilihan transportasi menuju Kawah Ijen.
Setidaknya ada tiga pilihan utama, yaitu:
- Rental motor atau mobil dari Kota Banyuwangi
- Angkutan wisata DAMRI menuju Paltuding
- Open trip Kawah Ijen
Masing-masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangan. Pilihan terbaik tergantung pada jumlah orang, anggaran, fleksibilitas waktu, dan apakah ingin melakukan perjalanan secara mandiri atau praktis.
Perlu diketahui, kendaraan hanya mengantar wisatawan sampai Paltuding, yang merupakan titik awal pendakian menuju Kawah Ijen.
1. RENTAL MOTOR ATAU MOBIL DARI KOTA BANYUWANGI
Bagi backpacker yang ingin bebas menentukan waktu keberangkatan dan tidak ingin mengikuti jadwal kendaraan umum, menyewa kendaraan menjadi pilihan paling fleksibel.
Di Kota Banyuwangi tersedia banyak penyedia rental motor, termasuk yang berada di sekitar Stasiun Banyuwangi Kota.
Harga yang ditemukan pada sejumlah penyedia saat ini berada mulai sekitar Rp70.000–Rp100.000 per hari untuk motor, sedangkan mobil mulai sekitar Rp350.000 per hari, tergantung jenis kendaraan dan penyedia.
Rute menuju Ijen
Rute sederhananya:
Kota Banyuwangi → Licin → Tamansari → Paltuding → Kawah Ijen
Dari Paltuding, kendaraan diparkir dan perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju kawasan kawah.
Sejumlah penyedia rental bahkan menawarkan layanan antar-jemput kendaraan ke hotel, stasiun, bandara atau Pelabuhan Ketapang.
Kelebihan rental motor
✔ Fleksibel
Tidak terikat jadwal bus. Wisatawan dapat menentukan sendiri kapan berangkat dan pulang.
✔ Cocok untuk backpacker solo atau berdua
Jika bepergian dua orang dan berbagi biaya sewa, bensin dan parkir, motor dapat menjadi pilihan ekonomis.
✔ Bisa digunakan untuk destinasi lain
Motor yang disewa selama 24 jam dapat digunakan untuk menjelajahi destinasi lain di Banyuwangi, bukan hanya Ijen.
✔ Mudah mencari rental di sekitar stasiun
Sejumlah rental memang berlokasi di sekitar Stasiun Banyuwangi Kota atau menyediakan layanan antar-jemput.
Kekurangan rental motor
✘ Tidak ideal bagi pengendara yang belum terbiasa dengan jalur pegunungan
Perjalanan menuju Paltuding memiliki tanjakan dan tikungan. Perjalanan pada dini hari juga membutuhkan konsentrasi lebih tinggi.
✘ Tidak semua rental menyarankan motor matic untuk Ijen
Ini perlu diperhatikan. Salah satu penyedia rental Banyuwangi secara khusus menyebut bahwa mereka tidak menyarankan motor matic untuk jalur Ijen karena karakter jalannya.
Karena itu, jangan hanya bertanya "berapa harga sewanya", tetapi tanyakan juga apakah kendaraan tersebut diperbolehkan/direkomendasikan untuk perjalanan ke Paltuding.
✘ Harus mengemudi sendiri pada malam hari
Ini menjadi pertimbangan penting bagi wisatawan yang ingin mengejar blue fire.
✘ Risiko lebih besar ketika cuaca buruk
Kabut, hujan dan kondisi jalan pegunungan dapat membuat perjalanan lebih sulit.
Bagaimana dengan rental mobil?
Rental mobil lebih nyaman, terutama untuk kelompok 3–6 orang. Namun biaya per kendaraan tentu lebih tinggi dibandingkan motor.
Jika biaya mobil dibagi beberapa orang, pilihan ini bisa menjadi menarik.
Cocok untuk: keluarga kecil, kelompok teman, atau wisatawan yang mengutamakan kenyamanan.
Tips Naik Motor Rental Ke Kawah Ijen
Idealnya untuk perjalanan ke Kawah Ijen yang memiliki tanjakan cukup curam, kamu memilih motor bebek non-matic. Namun jika sudah terbiasa dengan motor matic, setidaknya pilih motor yang memiliki cc 125 atau 150 lebih baik. Jangan dibawahnya!
Jika rental motor jadi pilihan, pastikan kamu memang sudah biasa traveling ke luar kota naik motor. Sangat disarankan kamu memiliki teman (sharing riding) daripada motoran sendirian ke Kawah Ijen.
Pertimbanganya adalah ada teman yang bisa saling membantu jika ada masalah di tengah jalan. Selain itu biaya sewa rental dan bensin bisa dibagi bersama.
Tips penting lain naik motor rental ke Kawah Ijen, sekalipun pendakian baru dibuka setelah tengah malam, jangan berangkat menjelang sore, setelah maghrib apalagi malam hari dari Banyuwangi.
Perjalanan malam hari ke Kawah Ijen, terutama solo riding, bakal sangat mencekam karena melewati areal hutan lebat yang gelap gulita.
Dengan pertimbangan lama perjalanan 2 jam, setidaknya kamu sudah mencapai Paltuding, pos awal pendakian Kawah Ijen, sebelum pukul 5 sore.
Jadi paling telat kamu bisa berangkat dari Banyuwangi pukul 3 sore atau kurang.
2. ANGKUTAN WISATA DAMRI KE KAWAH IJEN
![]() |
| Armada HiAce DAMRI yang melayani rute Banyuwangi-Kawah Ijen (via youtube.com/@vlogadie) |
Cara lain menuju Kawah Ijen adalah naik Damri. Bagi backpacker yang datang menggunakan transportasi umum, DAMRI merupakan salah satu pilihan paling menarik.
DAMRI Banyuwangi setiap hari menyediakan transportasi mobil ke beberapa destinasi wisata, salah satunya ke Kawah Ijen.
Layanan DAMRI ini merupakan bagian dari layanan angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN dari Banyuwangi menuju Kawah Ijen dengan tarif bersubsidi.
Layanan KSPN Kawah Ijen tersebut merupakan hasil kolaborasi DAMRI dengan Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Jawa Timur.
Tujuannya antara lain memberikan akses transportasi yang aman, terjadwal, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat maupun wisatawan.
Dengan adanya layanan ini, backpacker tidak selalu harus menyewa motor atau membeli paket open trip hanya untuk mendapatkan kendaraan menuju kaki Gunung Ijen.
Khususnya bagi wisatawan yang datang ke Banyuwangi menggunakan kereta api, maka perjalanan menuju kawasan Ijen dapat dilanjutkan menggunakan layanan DAMRI tanpa harus berkali-kali berganti moda transportasi.
Kehadiran layanan DAMRI ini bukan sekadar memberikan pilihan kendaraan murah bagi wisatawan. Transportasi publik juga menjadi bagian penting dalam mendukung akses menuju kawasan Geopark Ijen.
Rute Dan Jadwal DAMRI Banyuwangi-Kawah Ijen
Transportasi DAMRI Banyuwangi-Kawah Ijen dimulai dari Terminal Baru di Kecamatan Genteng melalui rute sejumlah wilayah seperti Jajag, Srono, Rogojampi, Banyuwangi kota hingga menuju kawasan Paltuding Kawah Ijen sebagai titik akhir.
Terminal Genteng Baru → Stasiun Banyuwangi Kota → Paltuding/Kawah Ijen
Meskipun melalui sejumlah titik, namun untuk pemilihan titik awal keberangkatan calon penumpang hanya bisa melalui dua pilihan :
- Terminal Genteng Baru
- Stasiun KA Banyuwangi Kota
Jadwal Keberangkatan
Dalam sehari tersedia dua kali jadwal keberangkatan ke Kawah Ijen, yaitu pagi dan malam :
1. Dari Terminal Genteng Baru – Kawah Ijen
Tersedia dua pilihan keberangkatan:
- Pagi pukul 07.00 WIB dan tiba di Paltuding sekitar pukul 10.30 WIB
- Malam pukul 21.00 WIB dan tiba di Paltuding sekitar 00.30 WIB
2. Stasiun Banyuwangi Kota – Kawah Ijen
- Pagi pukul 09.15 WIB
- Malam pukul 23.40
Dengan adanya pilihan pagi dan malam, wisatawan dapat menyesuaikan perjalanan dengan rencana liburannya.
Namun, jadwal dapat berubah, sehingga wisatawan sebaiknya mengecek jadwal yang tersedia di DAMRI Apps sebelum berangkat.
Tarif DAMRI ke Kawah Ijen
Untuk melayani rute Banyuwangi-Kawah Ijen, DAMRI menggunakan armada HiAce yang berkapasitas 14 orang.
Untuk perjalanan menuju Kawah Ijen, tarif yang digunakan dalam informasi terbaru (2026) yang menjadi acuan adalah:
Rp20.000 per orang sekali jalan
Artinya, apabila ingin menggunakan DAMRI untuk perjalanan pulang-pergi, perkiraan biaya transportasinya menjadi:
Rp20.000 × 2 = Rp40.000 per orang
Tarif ini tentu menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati Kawah Ijen dengan biaya transportasi yang lebih hemat.
Cara Memesan Tiket DAMRI ke Kawah Ijen
Saat ini ada 3 cara yang bisa digunakan untuk mendapatkan informasi dan melakukan pemesanan tiket DAMRI dari Banyuwangi ke Kawah Ijen.
1. Melalui DAMRI Apps
Tiket DAMRI dapat dipesan melalui DAMRI Apps, aplikasi resmi Perum DAMRI untuk pemesanan dan pembelian tiket secara daring. Aplikasi tersebut menyediakan pemesanan tiket untuk berbagai rute DAMRI.
- Unduh dan pasang aplikasi DAMRI Apps di Google Play Store atau App Store.
- Lakukan pendaftaran akun atau masuk (log-in).
- Pilih menu Antar Kota atau ketik rute tujuan ke Kawah Ijen (atau dari titik keberangkatan seperti Terminal Genteng Baru / Stasiun Banyuwangi Kota).
- Tentukan tanggal keberangkatan, jumlah kursi, serta jadwal yang tersedia.
- Lakukan pembayaran menggunakan metode transfer bank atau dompet digital yang tersedia.
Di aplikasi DAMRI, jumlah pemesanan tiket yang tersedia maksimal 4 orang. Kamu bisa memilih tiket sekali jalan atau sekalian pulang-pergi.
Disarankan melakukan pemesanan tiket jauh hari, khususnya yang memilih keberangkatan di malam hari, karena umumnya orang-orang memilih jadwal keberangkatan pada malam hari.
2. Pemesanan melalui WhatsApp
Bagi wisatawan yang merasa lebih mudah melakukan pemesanan secara langsung, informasi dan pemesanan juga dapat dilakukan melalui WhatsApp:
WhatsApp: 0821-4142-3324
Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu mengenai ketersediaan kursi, jadwal keberangkatan, titik penjemputan, tarif terbaru, dan tata cara pembayaran sebelum melakukan perjalanan.
3. Pemesanan Offline
Jika kamu membutuhkan informasi seputar layanan DAMRI Banyuwangi, termasuk melakukan pemesanan tiket offline DAMRI ke Kawah Ijen, kamu juga bisa mendatangi langsung ke kantornya di Jl. Ahmad Yani no. 49, Tukang Kayu, Banyuwangi.
Kelebihan DAMRI
✔ Sangat murah
Tarif yang diberitakan untuk Banyuwangi–Kawah Ijen sekitar Rp15.000 sekali jalan.
Dibandingkan rental kendaraan atau open trip, selisih biayanya sangat besar.
✔ Tidak perlu mengemudi
Backpacker dapat duduk dan menikmati perjalanan tanpa harus menghadapi jalan pegunungan.
✔ Cocok untuk pengguna kereta api
Stasiun Banyuwangi Kota menjadi salah satu titik yang dilayani sehingga wisatawan yang datang dengan kereta lebih mudah melanjutkan perjalanan.
✔ Langsung menuju kawasan Paltuding
Ini merupakan keunggulan utama dibandingkan angkutan umum konvensional yang hanya menjangkau kawasan permukiman di bawah Ijen.
✔ Pilihan terbaik untuk backpacker hemat
Jika tujuan utama adalah menekan biaya transportasi, naik DAMRI sulit dikalahkan.
Kekurangan DAMRI
✘ Harus mengikuti jadwal
Ini merupakan kelemahan terbesar.
Wisatawan tidak bebas menentukan waktu keberangkatan seperti ketika menggunakan kendaraan sewaan.
✘ Tidak semua jadwal cocok untuk melihat sunrise atau blue fire
Ini perlu menjadi perhatian.
Jika keberangkatan dari Banyuwangi hanya tersedia pada pagi atau siang hari, wisatawan tidak dapat menggunakannya untuk pendakian dini hari.
Informasi jadwal yang dipublikasikan pada 2025 menunjukkan adanya keberangkatan pagi dan siang dari Banyuwangi. Karena jadwal operasional dapat berubah, cek jadwal aktual sebelum merencanakan pendakian.
✘ Kursi terbatas
Salah satu laporan perjalanan pada 2026 menyebut armada Toyota Hiace untuk rute Banyuwangi–Paltuding memiliki kapasitas terbatas dan penumpang dianjurkan melakukan pemesanan lebih awal melalui aplikasi.
✘ Harus menyesuaikan waktu pulang
Setelah turun dari Ijen, wisatawan juga perlu memperhatikan jadwal DAMRI dari Paltuding menuju Banyuwangi.
Jadi, DAMRI sangat murah, tetapi membutuhkan perencanaan yang lebih teliti.
3. Open Trip Kawah Ijen
Pilihan ketiga ke Kawah Ijen adalah dengan mengikuti open trip. Jika ingin praktis tanpa memikirkan transportasi, open trip merupakan pilihan yang paling mudah.
Konsepnya sederhana:
Banyuwangi → dijemput kendaraan → Paltuding → pendakian → kembali ke Banyuwangi
Banyak sekali jasa open trip ke Kawah Ijen yang bisa diikuti. Kamu bisa googling dengan kata kunci "open trip Kawah Ijen" atau mencarinya di media sosial seperti Instagram, Facebook, Tiktok.
Wisatawan cukup bergabung dengan peserta lain dan membayar biaya per orang.
Penyedia jasa atau operator open trip wisata Kawah Ijen bisa berupa tour guide lokal perorangan (free lance) atau travel agent.
Biaya open trip Kawah Ijen rata-rata berkisar antara 250-300 ribu per orang.
Apa yang biasanya didapat?
Tergantung operator, paket dapat mencakup:
- transportasi Banyuwangi–Paltuding PP;
- kendaraan menuju lokasi;
- penjemputan dari penginapan;
- pendamping atau pemandu;
- tiket masuk atau biaya kawasan;
- perlengkapan tertentu.
Jangan menganggap semua open trip mempunyai fasilitas yang sama.
Sebelum membayar, tanyakan secara detail apa saja yang termasuk dalam harga.
Jika kamu memilih opsi ke Kawah Ijen dengan open trip, pastikan lokasi penginapan/penjemputanmu terjangkau oleh layanan pihak operator. Idealnya kamu menginap di area kota Banyuwangi.
Kelebihan open trip
✔ Paling praktis
Tidak perlu mencari kendaraan sendiri.
✔ Cocok untuk solo traveler
Tidak perlu membayar kendaraan secara penuh karena biaya dibagi dengan peserta lain.
✔ Cocok untuk pendakian dini hari
Banyak paket Ijen memang dirancang untuk perjalanan malam/dini hari agar peserta dapat mengejar waktu terbaik di kawasan kawah.
✔ Tidak perlu mengemudi
Sangat membantu bagi wisatawan yang tidak terbiasa berkendara di jalur pegunungan.
✔ Bisa mendapatkan teman perjalanan
Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi backpacker solo.
Kekurangan open trip
✘ Tidak fleksibel
Itinerary mengikuti operator.
✘ Harus mengikuti peserta lain
Jika ingin lebih lama menikmati kawasan Ijen, tidak selalu bisa.
✘ Harga lebih mahal dibandingkan DAMRI
Jika hanya membandingkan ongkos transportasi, DAMRI jauh lebih murah.
✘ Fasilitas berbeda-beda
Ada paket murah dengan fasilitas sederhana dan ada paket yang lebih lengkap.
Karena itu, jangan hanya memilih berdasarkan harga paling murah.
TRANSPORTASI GRATIS KE IJEN
Diluar pilihan yang telah dijelaskan tadi, sebetulnya ada satu pilihan transportasi ke Kawah Ijen dari Banyuwangi, yang bahkan gratis. Memang ada?
Pemkab Banyuwangi sebenarnya menyediakan transportasi tanpa biaya ke beberapa destinasi wisata, salah satunya Kawah Ijen. Ini bisa jadi alternatif ke 4 cara mencapai Kawah Ijen secara low budget.
Layanan transportasi gratis ke Kawah Ijen ini dilayani oleh DAMRI juga. Lalu apa bedanya dengan transportasi DAMRI ke Kawah Ijen seperti di opsi no. 2?
Perbedaan pertama, tentu saja layanan ini gratis karena diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Pemkab Banyuwangi.
Masalahnya, transportasi gratis ke Kawah Ijen yang disediakan Pemkab Banyuwangi ini tidak tersedia setiap saat atau setiap hari, melainkan hanya pada periode tertentu saja setiap bulannya.
Untuk memanfaatkan layanan transportasi gratis ke Kawah Ijen ini kamu harus rutin mantengin aplikasi Smart Kampung yang bisa didownload di Google Play
Biasanya jadwal transportasi gratis ke Kawah Ijen ini baru dirilis kurang dalam beberapa hari sebelum H keberangkatan, hal ini tentu cukup merepotkan bagi calon penumpang dari luar kota.
Perbandingan Transportasi ke Kawah Ijen
| Transportasi | Biaya | Fleksibilitas | Kenyamanan | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Rental motor | ⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐ | Solo/berdua |
| Rental mobil | ⭐⭐ | ⭐⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐⭐⭐ | Keluarga/rombongan |
| DAMRI | ⭐⭐⭐⭐⭐ | ⭐⭐ | ⭐⭐⭐⭐ | Backpacker hemat |
| Open trip | ⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐ | ⭐⭐⭐⭐⭐ | Solo traveler |
Strategi Backpacker Ke Kawah Ijen Paling Efisien
Jika ingin mendapatkan kombinasi murah + praktis, strategi yang bisa digunakan adalah:
Datang ke Banyuwangi dengan kereta → menginap di sekitar Kota Banyuwangi → cek jadwal DAMRI → jika jadwal sesuai gunakan DAMRI → jika tidak sesuai, cari open trip.
Dengan cara ini, backpacker tidak langsung mengeluarkan uang untuk rental kendaraan atau paket wisata sebelum mengetahui apakah transportasi umum dapat digunakan.
Sedangkan jika datang berdua dan ingin menjelajahi beberapa destinasi Banyuwangi selain Ijen, rental motor bisa menjadi lebih menarik.
Demikianlah info cara ke Kawah Ijen dari Banyuwangi sesuai transportasi yang digunakan. Bagi backpacker yang datang ke Banyuwangi tanpa kendaraan pribadi, perjalanan ke Kawah Ijen kini jauh lebih mudah karena tersedia beberapa alternatif.
Bagi backpacker yang baru pertama kali datang ke Banyuwangi, khususnya solo traveling, kombinasi transportasi umum DAMRI atau open trip bisa menjadi pilihan paling efisien. Sedangkan bagi wisatawan yang datang berkelompok dan ingin menjelajahi banyak destinasi, rental kendaraan biasanya menawarkan fleksibilitas yang lebih besar.



0 komentar:
Posting Komentar