IJEN FARM HOUSE BANYUWANGI: WISATA EDUKASI BERNUANSA EROPA DI LERENG GUNUNG IJEN


Info wisata Ijen Farm House Banyuwangi
Beberapa koleksi hewan di Ijen Farm House Banyuwangi (Instagram @Ijenfarmhousebanyuwangi)


Selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Banyuwangi kembali menghadirkan kejutan baru bagi para wisatawan.

Jika selama ini daerah di ujung timur Pulau Jawa ini identik dengan wisata alam seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, atau Taman Nasional Alas Purwo, kini hadir sebuah destinasi wisata edukasi keluarga yang langsung mencuri perhatian: Ijen Farm House Banyuwangi.

Resmi dibuka pada akhir Desember 2025, Ijen Farm House menawarkan pengalaman liburan yang berbeda.

Tidak hanya sekadar berjalan-jalan atau berfoto, pengunjung — khususnya anak-anak — diajak untuk berinteraksi langsung dengan satwa, belajar tentang peternakan, serta menikmati suasana pedesaan Eropa di tengah sejuknya kawasan puncak Gunung Ijen.

Destinasi ini menjadi alternatif liburan yang edukatif, menyenangkan, sekaligus relevan bagi keluarga yang ingin mengurangi ketergantungan anak pada gawai.

Apa Itu Ijen Farm House Banyuwangi?


Ijen Farm House Banyuwangi merupakan wisata edukasi dengan konsep mini farm atau kebun binatang mini yang berlokasi di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur.

Objek wisata ini berdiri berdampingan dan berada dalam satu kawasan dengan Grand Harvest Resort & Villas Banyuwangi, menjadikannya destinasi yang ideal untuk liburan sekaligus menginap.

Dibangun di atas lahan seluas sekitar 7 hektare, Ijen Farm House mengusung konsep peternakan bernuansa Eropa, lengkap dengan pagar kayu klasik, bangunan khas pedesaan Barat, serta ornamen kincir angin dan kincir air.

Lokasinya yang berada di lereng Gunung Ijen menghadirkan udara sejuk dan pemandangan alam yang menenangkan.



Konsep utama wisata ini adalah edukasi berbasis pengalaman.


Anak-anak tidak hanya melihat hewan dari balik pagar, tetapi dapat menyentuh, memberi makan, memandikan, hingga bermain langsung dengan satwa-satwa yang telah dilatih dan terbiasa berinteraksi dengan manusia.

Daya Tarik Utama Ijen Farm House Banyuwangi


1. Domba Valais Blacknose ala “Shaun the Sheep”


Daya tarik utama sekaligus ikon Ijen Farm House adalah domba Valais Blacknose yang didatangkan dari Swiss, Eropa Tengah.

Domba ini memiliki ciri khas wajah dan kaki berwarna hitam dengan bulu putih tebal, sehingga oleh banyak anak disebut mirip karakter kartun Shaun the Sheep.

Pengunjung tidak hanya bisa melihat, tetapi juga:

- memberi makan sayuran,

- memandikan domba,

- menyisir bulu,

- hingga berfoto dari jarak sangat dekat.

Pengalaman ini menjadi momen favorit keluarga karena jarang ditemui di tempat wisata lain di Indonesia.

Kuda mini di Ijen Farm House (IG @ijenfarmhousebanyuwangi)




2. Alpaka dari Amerika Selatan


Selain domba, Ijen Farm House juga menghadirkan alpaka, hewan khas Amerika Selatan yang bertubuh tinggi menyerupai unta kecil.

Alpaka dikenal ramah, tenang, dan memiliki ekspresi wajah yang menggemaskan saat didekati.

Keberadaan alpaka menambah kesan eksotis sekaligus edukatif, karena anak-anak bisa belajar mengenal satwa dari berbagai belahan dunia dalam satu kawasan.

3. Kuda Mini dan Kuda Poni


Tak kalah menarik, terdapat pula kuda mini dan kuda poni, termasuk kuda asal Skotlandia dengan rambut panjang yang unik.

Pengunjung, khususnya anak-anak, dapat mencoba menunggang kuda dengan pendampingan petugas berpengalaman.

Aktivitas ini menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan yang aman dan menyenangkan.



4. Konsep Mini Farm yang Ramah Anak


Seluruh hewan di Ijen Farm House merupakan hewan jinak yang lahir dan dibesarkan di lingkungan peternakan.

Setiap aktivitas interaksi selalu didampingi oleh tim ahli yang telah menangani satwa sejak kecil.

Pihak pengelola juga memastikan seluruh satwa impor telah melalui proses karantina, sterilisasi, dan perizinan resmi, yang ditandai dengan penanda khusus di telinga masing-masing hewan.

5. Aktivitas Edukasi & Wahana Keluarga


Selain interaksi dengan hewan, Ijen Farm House menyediakan berbagai aktivitas menarik, seperti:

- belajar membuat cotton candy,

- workshop pembuatan clay,

- wahana water park untuk anak,

- area bermain keluarga,

- spot foto bertema pedesaan Eropa.

Semua aktivitas dirancang agar anak-anak bisa belajar sambil bermain, menjadikan liburan lebih bermakna.

Tiket Masuk Ijen Farm House Banyuwangi


Harga tiket Ijen Farm House tergolong terjangkau untuk wisata keluarga. Berikut kisaran tiket yang ditawarkan:

- Rp 35.000: tiket masuk + susu segar gratis

- Rp 55.000: paket tiket + rice bowl

Rp 75.000: paket lengkap termasuk memberi pakan hewan secara langsung

Harga dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga disarankan mengecek informasi terbaru sebelum berkunjung.

Jam Buka dan Jam Operasional


Jam operasional Ijen Farm House Banyuwangi:

🕖 Setiap hari, pukul 07.00 – 17.00 WIB

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari saat udara masih sangat sejuk dan hewan lebih aktif, atau sore hari untuk menikmati suasana puncak dengan cahaya matahari yang lembut.



Lokasi & Akses — Satu Area dengan Grand Harvest Resort & Villas


Ijen Farm House terletak di Desa Tamansari, Kecamatan Licin dan dibangun berdampingan dengan Grand Harvest Resort & Villas Banyuwangi — alamat kawasan resort/ijin farm biasanya merujuk ke kawasan Tamansari.

Dari pusat Kota Banyuwangi, jaraknya sekitar 16–20 km (±20 menit berkendara tergantung lalu lintas), dengan kondisi jalan sudah beraspal mulus dan bisa dilalui kendaraan roda 2 maupun 4, sehingga mudah dijangkau oleh wisatawan yang menginap di kota maupun yang ingin menjadikan kawasan resort sebagai lokasi menginap keluarga.

Jika Anda menginap di Grand Harvest, akses ke Farm House sangat praktis karena berada di area yang sama.

Lokasi ini sangat strategis bagi wisatawan yang ingin menikmati kawasan Ijen tanpa harus mendaki atau melakukan perjalanan jauh.

Cara akses:

- Mobil pribadi / rental: rute utama menuju Licin — ikuti petunjuk menuju Grand Harvest Resort & Villas / Tamansari. Parkir biasanya tersedia di area resort/farm.

- Ojek online / taksi: tersedia di rute ke Licin, namun cek ketersediaan di aplikasi karena area puncak mungkin memiliki jangkauan layanan terbatas.

- Akomodasi terdekat: banyak pilihan villa dan guest house di jalur Ijen.

Pintu masuk Ijen Farm House Banyuwangi

Potensi Pengembangan ke Depan


Pengelola Ijen Farm House berencana terus mengembangkan kawasan ini. Ke depan, akan dilakukan:

- penambahan jenis satwa,

- pengembangan wahana baru,

- rebranding interior dan hewan setiap enam bulan sekali,

- integrasi lebih kuat dengan kawasan resort.

Hal ini menjadikan Ijen Farm House sebagai destinasi yang dinamis dan selalu menarik untuk dikunjungi kembali.

Ijen Farm House Banyuwangi hadir sebagai angin segar dalam peta pariwisata Banyuwangi. Menggabungkan edukasi, hiburan, dan nuansa Eropa di kaki Gunung Ijen, destinasi ini cocok untuk keluarga, wisata edukatif anak, hingga wisatawan yang ingin menikmati pengalaman berbeda.

Jika Anda mencari tempat liburan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga mendidik, Ijen Farm House Banyuwangi layak masuk daftar kunjungan berikutnya.


Halaman Selanjutnya :


Artikel BANYUWANGI BAGUS Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar


Scroll to top
close