6 FAKTA TENTANG DURIAN MERAH KHAS BANYUWANGI


Durian merah Banyuwangi kian populer. Bahkan popularitasnya telah mendunia! Ini dibuktikan dengan tertariknya para peneliti dari beberapa negara untuk mempelajari budidaya durian merah Banyuwangi. Tak terkecuali bagi pecinta durian, nama durian merah pasti  mengundang rasa penasaran untuk menikmatinya. Duren Abang alias Dubang, begitu lidah lokal menyebut durian merah, semakin banyak peminatnya. Banyak alasan untuk memburunya. Selain karena karena jumlah yang bisa dihasilkan dari pohonnya masih terbatas, durian merah memiliki warna eksotis dan rasa yang lezat, termasuk khasiatnya!
Durian Merah Balqis - Banyuwangi
Durian Merah Balqis (sumber : Youtube.com)
Bagi Anda pecinta buah durian, jangan mengaku durian mania, jika belum datang ke Banyuwangi dan menikmati kelezatan durian merahnya. Berikut fakta-fakta tentang durian merah Banyuwangi yang mungkin Anda belum mengetahuinya.

KEISTIMEWAAN DURIAN MERAH BANYUWANGI
Di Indonesia, durian merah juga dapat ditemukan diberbagai daerah. Lalu apa bedanya dengan durian merah Banyuwangi? Faktor apa yang membuat durian merah Banyuwangi begitu istimewa? Ini rahasianya.

Pertama, dari segi rasa, durian merah Banyuwangi memiliki aroma yang harum dan rasa yang enak. Memang ukuran durian merah Banyuwangi relatif kecil dibandingkan durian biasa, yaitu beratnya maksimal hanya 2 kg. Tapi meskipun kecil, daging durian merah lebih tebal dan lembut karena bijinya juga lebih kecil dari durian biasa.

Kedua, kelezatan durian merah ternyata berkaitan dengan kondisi geografis Banyuwangi yang sangat ideal untuk pertumbuhan buah durian. Durian merah Banyuwangi tumbuh maksimal karena mendapat sinar matahari yang penuh, nutrisi garam dari air laut yang dihembuskan angin, serta kandungan sulfur yang melimpah dari Gunung Ijen dan Gunung Raung yang terlarut di aliran sungai dan tanah. Kondisi seperti ini menghasilkan rasa khas pada durian merah yang ada di Banyuwangi.

Di Banyuwangi sendiri durian merah tidak terdapat di semua wilayah, namun hanya tumbuh di beberapa tempat yang lahannya memenuhi unsur seperti yang disebutkan. Yaitu di daerah Songgon, Glagah, Kalipuro, Licin dan Giri.
Ketiga, kandungan vitamin durian merah Banyuwangi lebih lengkap dibandingkan durian putih atau kuning yang hanya mengandung karbohidrat dan glukosa. Vitamin pada durian merah terdiri dari fitosterol yang mendorong relaksasi, fitohormon yang bisa mencegah penuan dini, serta afrodisiak yang mampu mendongkrak vitalitas laki-laki.
Selain itu, serat dalam durian merah dapat mengatasi sembelit, kandungan potasium dan kalsium bermanfaat untuk kesehatan persendian dan tulang, vitamin C didalamnya berfungsi sebagai antioksidan dan anti penuaan dini serta meremajakan kulit. Apalagi kadar alkohol durian merah juga lebih rendah. Lengkap deh keistimewaan durian merah Banyuwangi!
Faktor terakhir tapi yang tak kalah penting adalah adanya perhatian yang luar biasa terhadap perkembangan durian merah pada diri seorang Eko Mulyanto. Melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Durian Merah Banyuwangi yang digawanginya, selama bertahun-tahun Eko begitu gigih menginventarisasi, mengembangkan dan menyebarluaskan informasi tentang durian merah Banyuwangi kepada publik melalui media sosial, media massa maupun kontes. Hasilnya, durian merah kini menjadi komiditas yang bernilai jual tinggi.
VARIETAS DURIAN MERAH BANYUWANGI
Di Banyuwangi terdapat beragam varian durian merah. Dari hasil inventarisasi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Durian Merah, ditemukan sedikitnya 62 varian, namun yang sudah dipublikasikan baru 32 varian. Dari 32 varian itu yang bisa dikonsumsi buahnya hanya 25 jenis. Sisanya berasa sedikit pahit dan dagingnya terlalu tipis. 
Dari 25 varian itu dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan daging buahnya. Pertama, durian merah blocking yang seluruh dagingnya berwarna merah. Kedua, durian merah pelangi  yang dagingnya berwarna kuning kombinasi kemerahan dan kecoklatan. Dan ketiga, durian merah grafika yang dagingnya memiliki warna kuning, putih dan merah yang membentuk motif.
Ketiganya bisa dibedakan dari pohonnya di mana daunnya memiliki kekhasan masing-masing.Corak warna merah dan motif diduga silangan Durio zibethinus putih danDurio graveolen. Sedangkan corak pelangi diduga silangan Durio zibethinuskuning dan Durio graveolens
Dari sekian banyak varian durian merah Banyuwangi, ada dua yang terbilang istimewa. Yaitu durian merah Balqis dan SOJ (Sunrise of Java). Ini tak lain karena dua varian durian merah ini telah ditetapkan secara resmi sebagai milik dan menjadi ciri khas bagi Banyuwangi oleh  Kementerian Pertanian. Dua varietas durian merah tersebut telah diberi tanda daftar milik Banyuwangi melalui SK Menteri Pertanian Nomor 143/Kpts/SR.120/D.2.7/9/2015 untuk jenis durian SOJ dan SK Menteri Pertanian Nomor 142/Kpts/SR.120/D.2.7/9/2015 untuk varian balqis. 
DURIAN MERAH BALQIS mempunyai warna daging merah darah, rasanya legit dan gurih. Durian Balqis dihasilkan dari pohon durian milik Sahroni di Desa Kampung Anyar, Kecamatan Glagah. Durian Balqis tumbuh dari pohon berusia 20 tahun setinggi 15 meter di pekarangan belakang rumahnya. 
Dalam kontes durian di Banyuwangi tahun 2014, durian Balqis pernah menjadi juara 3. Kekurangannya karena dagingnya agak tipis. Hal ini karena pemiliknya tidak paham cara perawatan pohon durian, sehingga dibiarkan tumbuh begitu saja. 
Namun dengan keistimewaannya, durian Balqis mendapat perhatian Pemkab Banyuwangi dan didaftarkan serta mendapat sertifikat dari Kementerian Pertanian. Selain itu Pemkab Banyuwangi telah menduplikasi pohon induk durian Balqis demi pengamanan plasma nutfah durian tersebut dan memperbanyak bibit durian merah Balqis sebanyak 5 ribu benih untuk meningkatkan produksi durian merah beberapa tahun mendatang.
Durian merah Balqis.
Durian merah Balqis (sumber : Durian-mer.blogspot.co.id) 
DURIAN MERAH SOJ memiliki warna oranye terang dengan ketebalan dagingnya mencapai 16,5 milimeter serta memiliki rasa yang merupakan perpaduan manis dan pahit yang pas dilidah. Durian SOJ tidak memiliki aroma yang tajam, namun durian ini menjadi idola karena warna dagingnya yang sangat terang dan mencolok. Nama SOJ merupakan akronim Sunrise of Java, yaitu julukan Kabupaten Banyuwangi, sehingga penamaan durian merah SOJ dengan sendirinya ikut mengangkat nama Banyuwangi.

MASA PANEN DURIAN MERAH
Panen durian merah Banyuwangi umumnya berlangsung pada bulan Maret, April dan Mei, dan puncaknya terjadi pada April. Diluar itu penikmat durian merah harus bersabar menunggu periode panen berikutnya.

Bersamaan dengan panen raya buah durian merah pada sekitar bulan April, Pemkab Banyuwangi akan mempromosikan secara besar-besaran dalam rangkaian acara agro expo pada Festival Buah Lokal. Di acara tahunan ini, pengunjung diperbolehkan makan sepuasnya durian merah. Selain itu durian merah juga akan dijual dan dipamerkan secara masal dalam jumlah besar.

Jadi bagi para durian mania bisa mulai bersiap-siap mulai sekarang untuk datang dan ikut berpesta durian merah pada bulan April nanti.

JUMLAHNYA TERBATAS
Buah durian merah Banyuwangi memang terbatas jumlahnya. Maklum, saat ini baru ada 200 pohon durian yang siap berproduksi yang menghasilkan 20 ribu buah durian saja. Atau rata-rata setiap pohon durian menghasilkan 100 buah durian merah setiap kali panen.

Saat ini penikmat durian merah harus bersabar beberapa tahun lagi, menunggu saat 15 ribu bibit durian merah yang ditanam Pemkab Banyuwangi tahun 2015 lalu mulai bisa dipanen. Pada saat itu setidaknya akan dihasilkan sekitar 1,5 juta durian merah Banyuwangi setiap panen, siap memanjakan lidah pecinta durian merah.

HARGANYA SEISTIMEWA RASANYA   
Harga durian merah Banyuwangi memang istimewa, terbilang mahal untuk ukuran durian di Indonesia pada umumnya. Namun harga yang istimewa ini memang sesuai dengan rasanya yang istimewa. Anda tidak akan percaya tanpa mencobanya sendiri. Untuk menikmati kelezatan durian merah Banyuwangi Anda harus rela merogoh kocek antara Rp 150-250 ribu/buah, tergantung beratnya.
Mahalnya harga ini juga disebabkan terbatasnya jumlah populasi durian merah di Banyuwangi, sementara peminatnya semakin lama semakin banyak. Mungkin ketika nanti produksi durian merah Banyuwangi sudah semakin banyak dan mampu memenuhi permintaan para penikmatnya, harganya bisa lebih terkoreksi.
Padahal sebelum booming seperti saat ini, harga durian merah Banyuwangi tak beda banyak dengan durian putih atau kuning, yaitu seharga Rp 15 ribu- Rp 20 ribu. Bahkan awalnya kebanyakan durian merah hanya dikonsumsi sendiri oleh pemilik pohonnya. Pamor durian merah melonjak setelah berlangsung kontes durian pada tahun 2010 dan publikasi durian merah Banyuwangi marak di dunia maya. Harga durian merah ikut melejit. 
Dari tiga varian durian merah Banyuwangi, harga durian Pelangi paling mahal. Yang kecil ukuran ½ kg saja mencapai Rp 150 ribu, malahan yang berukuran 2kg pernah mencapai Rp 1,5 juta!. Sedangkan untuk durian merah Blocking dan Grafika, harganya sama, yaitu antara Rp 50 ribu - Rp 150 ribu per biji. Uniknya, dalam satu pohon durian, bisa dihasilkan berbagai varian durian merah dari tiga kelompok warna. 

TIPS MEMILIH DURIAN MERAH

Dibalik keistimewaan durian merah khas Banyuwangi, jangan salah dalam memilihnya. Karena sekilas tidak ada perbedaan antara durian biasa dan durian merah jika tidak dibuka kulitnya. Juga jangan terkecoh dengan ukuran, karena durian merah tidak sebesar durian Monthong, diameternya hanya sekitar 10 sampai 20 cm saja.

Berikut tips dari pakar durian merah, Eko Mulyanto, cara untuk memilih durian merah yang bagus :

Pertama, pilihlah durian merah yang tidak berbau. Berbeda dengan memilih durian biasa yang dicium dari kuatnya aroma dari kulit durian, durian merah tidak mengeluarkan bau durian. Hal ini karena kandungan zat antosianin yang tinggi pada durian merah, yang salah satu kegunaannya ialah menjaga sel tubuh awet muda.

Kedua, pilihlah durian merah yang bentuknya hampir seperti belah ketupat, karena itulah durian merah yang rasanya manis. Jika bentuknya bulat seperti apel, kandungan pati atau tepungnya tinggi.

Ketiga, perhatikan tekstur durinya, jika duri durian merah tersebut lunak maka tekstur dagingnya akan lengas atau berair. Sebaliknya jika duri tersebut keras, maka daging durian merah terasa kering.

Keempat, penikmat durian merah yang berpengalaman akan melihat tangkai yang menempel di buah durian. Durian merah yang masih segar akan mengeluarkan bau yang berbeda dengan durian lain ketika tangkai tersebut dikelupas.

DIMANA MENDAPATKAN DURIAN MERAH?
Tidak mudah mendapatkan durian merah Banyuwangi di daerah asalnya sekalipun. Hal ini karena wilayah yang menghasilkan durian merah di Banyuwangi hanya terdapat di daerah tertentu dan jumlah pohon yang siap berproduksi juga terbatas.

Pecinta durian merah bisa mendatangi sentra pengembangan pohon durian merah di Kecamatan Songgon, Glagah, Kalipuro, Licin dan Giri untuk dapat menikmati durian merah Banyuwangi langsung dari pohonnya. Atau jika mau lebih praktis, dapat membeli durian merah di gerai buah "Agro Banyuwangi" yang berada di jalan Brawijaya, samping Samsat Banyuwangi.

Di gerai ini, selain durian merah, Anda bisa membeli berbagai produk olahan buah durian, seperti es lilin, aneka kue hingga pancake.

Selamat berburu durian merah Banyuwangi, sekali mencoba Anda pasti ketagihan!


loading...

Back To Top