PANTAI TELUK HIJAU, SURGA YANG TERSEMBUNYI DI BANYUWANGI


Pantai Teluk Hijau - Banyuwangi  tak hanya memiliki Pantai Plengkung yang indah, tapi juga Teluk HijauTeluk Hijau atau juga sering disebut Green Bay, semula namanya kurang populer, mengingat letaknya yang cukup tersembunyi dan dibutuhkan perjuangan ekstra berat untuk mencapainya. Tetapi berkat pesonanya yang luar biasa, teluk yang memiliki daya tarik berupa airnya yang kehijauan, pasir putihnya nan lembut, air terjun setinggi 8 meter serta pemandangan karang yang indah ini, tidak mematahkan semangat traveler untuk menjelajahi dan justru menjadi tantangan tersendiri untuk mencapainya. Tak heran jika saat ini Teluk Hijau menjadi salah satu tujuan wisata populer di Banyuwangi.
Teluk Hijau Banyuwangi.












Sesuai dengan namanya, teluk ini berwarna hijau jika dilihat dari jauh. Ini berbeda dengan kebanyakan teluk atau laut yang biasanya berwarna biru. Warna hijau tersebut karena di dasar perairan dangkalnya terdapat alga yang memantulkan warna hijau di permukaan perairannya.

Teluk Hijau terletak di Kabupaten Banyuwangi, bagian selatan Pesanggrahan, Desa Sarongan. Wilayahnya termasuk dalam Taman Nasional Meru Betiri. Inilah surga yang tersembunyi di Banyuwangi. Pantai yang masih tersembunyi dan sepi ini memiliki hamparan pasir putih yang menawan. Pasirnya begitu halus, sehingga mudah melekat di kulit. Perpaduan antara pasir putih, air laut yang jernih berwarna kehijauan dan suasana yang asri akan membuat siapapun yang melihatnya merasa kagum.

Kebanyakan wisatawan mengunjungi Taman Nasional Meru Betiri dan Sukamade sebagai tujuan utama. Sebelum sampai di dua tempat tersebut, kita akan melewati Teluk Hijau. Sehingga Teluk Hijau hanya menjadi tempat persinggahan. Pengunjung hanya berhenti sejenak dan melihat Teluk Hijau yang eksotis dari kejauhan di atas bukit. Namun surga Teluk Hijau yang sebenarnya berada di pantainya.

Untuk mencapai Teluk Hijau memang membutuhkan perjuangan yang menantang adrenalin. Melalui jalan setapak yang curam dan berbatu, pengunjung harus menuruni bukit dan menembus hutan dengan pepohonan yang besar-besar. Setelah melewati medan yang cukup menguras stamina, Anda akan sampai di daerah yang terbuka. 

Terdengar deburan ombak besar menghantam karang. Suaranya tidak seperti suara ombak, tapi bergemuruh seperti suara batu-batu yang berjatuhan. Dihadapan Anda terbentang pantai, tapi jangan terkecoh, ini bukan Teluk Hijau. Pantai yang Anda lihat dipenuhi hamparan bebatuan bulat yang tediri berbagai ukuran besar-kecil yang tersusun rapi di sepanjang garis pantainya. Hampir tidak nampak pasir layaknya pantai pada umumnya. Inilah Pantai Batu. Konon dulunya pantai ini berpasir, tapi sejak terkena tsunami di tahun 1994, mendadak dipenuhi banyak batu yang diperkirakan berasal dari dasar laut.

Seperti namanya, Pantai Batu, pesisir pantai ini tertutup oleh batu-batu sungai yang berukuran kecil dan besar, nyaris tidak tampak pasir di pantai ini.
Dari pantai Batu, lokasi Teluk Hijau semakin dekat. Karena letaknya memang bersebelahan. Tapi bagi yang pertama kali datang ke sini, mungkin akan sedikit kesulitan menemukan jalan akses ke Teluk Hijau, bahkan bisa saja bingung dan putus asa. Tidak heran karena letaknya memang agak tersembunyi di balik bukit karang kecil di sisi barat Pantai Batu. Padahal jaraknya tinggal 300 m lagi.

Anda harus menemukan akses "rahasia" untuk masuk ke pantai Teluk Hijau. Jangan menyerah! Lanjutkan langkah kaki lurus saja masuk hutan lewat ujung jalan setapak, melewati aliran air seperti sungai kecil, melewati bagian belakang bukit karang dengan pepohonan yang rimbun, sampai kemudian Anda menemukan dua batu karang yang berhadapan, berarti Anda sudah menemukan surga tersembunyi di Banyuwangi. Pantai Teluk Hijau di depan mata! Hamparan pasir putih seolah menyambut kedatangan Anda di teluk yang indah ini.
Tebing Karang yang memisahkan Pantai Batu dengan Teluk Hijau.(sumber : Detik.com)
Karang di Teluk Hijau Banyuwangi.


Langkahkan lagi sedikit kaki dan Anda pun akan tiba di Teluk Hijau yang berpasir putih dan airnya sangat jernih. 
Jika menemukan papan ini berarti Anda sudah berada di surga Teluk Hijau.
Mungkin Anda akan berteriak woow atau berdecak kagum saat berdiri di depan pantai Teluk Hijau yang membentang di hadapan Anda. Segala kelelahan pun terbayarkan. Mendadak suasana hati pun terbawa puitis.


Pasir putih yang hangat ....
Air laut yang hijau....
Karang-karang yang artistik ...
Air terjun tawar yang mempesona ....
Pepohonan hijau ...
Ombak laut yang seksi ....

(ungkapan hati seorang blogger tentang keindahan Teluk Hijau)

Tidaklah terlebihan jika pujian dan kekaguman disematkan untuk pesona keindahan alami pantai Teluk Hijau. Pantai yang cantik ini berpasir putih dan airnya yang sangat jernih berwarna hijau kebiru-biruan. Pasirnya begitu halus, sehingga mudah melekat di kulit. Perpaduan antara pasir putih, air laut yang jernih berwarna kehijauan, ombak yang tenang dan suasana yang asri akan membuat siapapun yang melihatnya merasa kagum. Sejauh mata memandang Anda akan dimanjakan dengan pemandangan yang indah nan mempesona.

Landscape Teluk Hijau, surga di Banyuwangi selatan (sumber : Detik.com)
Pantai Teluk Hijau, Green Bay, Banyuwangi.


Hamparan air laut yang jernih pantai Teluk Hijau (sumber : Detik.com)
Cara lain menikmati surga Teluk Hijau, duduk santai di pasir pantai putihnya. (sumber : Catatan.legawa.com)





Di sini kita bisa berenang atau sekedar bermain air di pantainya. Tidak jauh dari pantai terdapat bukit  kecil. Di satu sisinya ada bebatuan berwarna kuning kecoklatan. Di sisi timur sekitar 20 meter dari pantai kita akan menjumpai air terjun dengan debit air yang sedang. Benar-benar unik bukan? Selama musim hujan volume air akan lebih cepat dan indah. Jadi meskipun jauh dari pemukiman, anda tidak perlu susah susah mendapatkan air bersih untuk membilas badan selepas berenang di pantai. 
Air terjun kecil untuk membilas badan setelah berenang di pantai

Keberadaan air terjun setinggi 8 meter ini ternyata mempunyai kisah mistis yang bisa membuat bulu kuduk merinding. Konon, air terjun dengan dinding batunya yang menjulang tinggi ini adalah tempat mandi para bidadari.

Menurut cerita masyarakat Rajegwesi, setiap musim hujan akan terlihat pelangi indah yang menggantung diatas perairan teluk Rajegwesi. Fenomena pelangi ini akan berlangsung hingga beberapa hari sebelum akhirnya hilang secara perlahan. Sejumlah warga yang penasaran mencoba mencari hulu dari pelangi yang membentang dari arah barat ke timur tersebut.

Percaya atau tidak, namun banyak warga yang mengatakan jika hulu pelangi yang sering nampak di perairan teluk Rajegwesi dan sekitarnya bermula dari air terjun Teluk Hijau. Sayangnya tidak satu pun warga yang saat itu mengabadikan fenomena hulu pelangi yang selalu membuat penasaran bagi yang melihat pelangi di langit.

Dari penglihatan mata orang yang memiliki kemampuan spiritual, di air terjun tersebut kerap terlihat sosok perempuan cantik yang sedang mandi di saat pelangi muncul. Perempuan dengan pakaian khasnya itu memiliki rambut hitam yang panjang dan terurai terbawa aliran air yang jatuh dari hulu air terjun.
Kemping di Teluk Hijau (sumber : Andromedocahyo.blogspot.com)
Untuk yang suka kemping, di lokasi ini juga cukup bagus untuk mendirikan tenda. Yang perlu diperhatikan jika kemping di Teluk Hijau adalah kondisi pasang surut air laut. JIka kondisi air pasang, maka ombak bisa menjamah seluruh permukaan pantai. Karena itu tenda sebaiknya didirikan di daerah semak/perdu agar aman dari jangkauan ombak ketika air laut pasang. Jadi jangan membangun tenda di tepi pantai.

Informasi terbaru menyebutkan, pada dasarnya status Teluk Hijau adalah kawasan wisata terbatas sehingga pengunjung dilarang mendirikan tenda
untuk bermalam di tempat tersebut. Selain itu ada pertimbangan faktor keamanan, mengingat kawasan tersebut adalah habitat hewan liar seperti rusa dan macan tutul. Namun bagi pecinta alam yang berminat untuk camping di sekitar Teluk Hijau, sebaiknya melapor dan meminta ijin pada petugas Taman Nasional Meru Betiri. 

Satu hal lagi, di kawasan ini tumbuh bunga yang termasuk langka, bunga Raflesia. Bunga Raflesia ini menjadi perhatian tersendiri bagi dinas kehutanan di daerah tersebut. Karena selain menjadi objek pariwisata, bunga ini pun dilindungi.
Bagi penggemar memancing, tentu tidak akan melewatkan aktifitas yang satu ini di pantai Teluk Hijau. 
(sumber :Ankaranarenva.wordpress.com)

RUTE DAN JALUR MENUJU TELUK HIJAU 

Untuk menuju ke Teluk Hijau Anda terlebih dahulu harus menuju Rajegwesi. Anda bisa menggunakan mobil pribadi atau menyewa mobil berjenis trooper/jeep atau menggunakan sepeda motor.Transportasi umum langsung menuju Rajegwesi belum ada.

Teluk Hijau berlokasi di Kecamatan Pesanggaran tepatnya di Desa Sarongan. Berjarak sekitar 90 km arah selatan dari kota Banyuwangi. Sedangkan dari Jember jaraknya sekitar 105 km. Untuk menuju pantai ini dari Banyuwangi maupun Jember kita tinggal mengikuti petunjuk arah menuju pantai Sukamade di Taman Nasional Merubetiri, yang searah dengan rute menuju Teluk Hijau. 

JEMBER -> GENTENG -> JAJAG -> PEREMPATAN PASAR BANGOREJO -> PASAR PEDOTAN -> KESILIR -> PASAR PESANGGARAN -> PTPN -> DESA KANDANGAN -> SARONGAN -> RAJEGWESI -> TELUK HIJAU -> SUKAMADE.

Jika Anda menuju Teluk Hijau menggunakan kendaraan umum, dari kota Banyuwangi perjalanan bisa ditempuh dengan naik bus kecil rute Banyuwangi-Pesanggaran yang terdapat di terminal Brawijaya, terminal kota yang terletak di jalan Brawijaya. Dengan naik bus ini Anda bisa turun di Terminal Jajag atau langsung turun di Pesanggaran. Di 2 tempat ini terdapat angkutan desa yang bisa langsung mengantar Anda ke Teluk Hijau.

                Rute perjalanan dari kota Banyuwangi menuju Teluk Hijau

Sedangkan jika Anda berangkat dari kota Jember, Anda bisa naik bus jurusan Banyuwangi dan turun di Jajag. Dari Jajag Anda bisa naik angkutan menuju Teluk Hijau atau Anda meneruskan perjalanan menuju Pesanggaran. Jarak dari Jajag ke Pesanggaran sekitar 20 km.

Dari Pesanggaran Anda melanjutkan ke Sarongan menggunakan angkutan pedesaan dengan ongkos Rp 20 ribu/orang. Kemudian dari Sarongan menuju Rajekwesi Anda bisa menggunakan ojek dengan ongkos Rp 15 ribu.


Patung Penyu
Dari Pesanggaran menuju Teluk Hijau yang berjarak sekitar 26 km, Anda akan melewati persimpangan Patung Penyu di utara Masjid Baitussalam atau dari Masjid Baitussalam menuju ke arah selatan hingga mencapai simpang empat Pasar Pesanggaran, kemudian belok kanan. Kedua jalur ini (Patung Penyu dan simpang empat pasar) akan bertemu di satu titik persimbangan di dekat Kantor Desa Sumbermulyo.


Selanjutnya dari Desa Sumbermulyo menuju desa berikutnya yakni Desa Sumberagung. Di sini terdapat pasar dimana Anda memiliki kesempatan terakhir untuk sekedar mengisi bensin, membeli makanan atau memeriksa kondisi ban mobil atau motor Anda. Karena selanjutnya Anda akan melewati medan gunung berkelok-kelok dan di sana jarang ada perkampungan penduduk, sehingga jika terjadi masalah akan sulit mencari bantuan.

Setelah dari Desa Sumberagung jalan lurus hingga mencapai Gunung Gamping, selanjutnya akan melewati hutan pohon jati milik PT Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Banyuwangi Selatan yang jalurnya berkelok-kelok. Berikutnya Anda akan memasuki Perkebunan Sungailembu.
Perkebunan karet Sungailembu
Perkebunan Sungailembu adalah perkebunan dengan tanaman karet, kakao dan pohon sengon laut. Disepanjang perjalanan Anda akan menemui jejeran pohon karet yang tampak unik karena arah tumbuhnya miring. Hal ini disebabkan pohon karet ditanam di daerah perbukitan sehingga tumbuhnya ke arah yang mendapat sinar matahari lebih banyak, yaitu ke arah lembah yang menurun.
Pohon karet yang tumbuh miring

Setelah melewati pos perkebunan Sungailembu milik PTPN XII, jalanan yang semula beraspal berubah menjadi off road. Perjalanan menjadi kurang nyaman tapi justru di sinilah serunya petualangan menuju Teluk Hijau.

Selanjutnya Anda akan bertemu dengan jalan persimpangan dengan sebuah tugu bertuliskan Desa Kandangan. Anda dapat memilih dua jalur yang tersedia, yaitu melewati Desa Kandangan atau melewati Perkebunan Sumberjambe. Jika melewati Desa Kandangan, Anda akan melewati pemukiman warga, sedangkan jika melewati jalur Perkebunan Sumberjambe, jaraknya tempuhnya lebih pendek, namun tidak terdapat perkampungan warga. Kedua jalur ini akan bertemu di persimpangan di Pasar Sarongan.

Dari Pasar Sarongan Anda akan  melanjutkan sampai di desa Rajegwesi, yang merupakan pintu masuk Taman Nasional Meru Betiri. Tiba di pos pemeriksaan Anda diharuskan melaporkan dan membayar tiket masuk.

Memasuki Desa Rajekwesi, Anda akan menemukan jalan pertigaan : yang ke kiri menuju Pantai Rajegwesi dan yang ke kanan menuju Teluk Hijau dan Sukamade.

Dari sini Anda mempunyai 2 pilihan jalur menuju pantai Teluk Hijau : lewat darat atau lewat laut.

Ke Teluk Hijau Lewat Darat/Trekking

Dari Rajegwesi ke Teluk Hijau jaraknya hanya sekitar 2 km, yang bisa ditempuh berjalan kaki selama 1 jam. Letak Teluk Hijau tidak jauh dari pemukiman penduduk yang paling akhir di daerah Rejegwesi. Anda bisa menitipkan kendaraan di rumah penduduk di pantai Rajegwesi lalu meneruskan perjalanan ke start point Teluk Hijau sejauh 1 km dengan berjalan kaki. Atau Anda juga bisa memarkir kendaraan Anda di tempat parkir di dekat Teluk Hijau dengan biaya Rp 3 ribu untuk sepeda motor dan Rp 10 ribu untuk mobil. Lebih dekat dengan Teluk Hijau tetapi untuk menuju tempat parkir tersebut harus melalui jalan tanjakan yang rusak dan berbatu-batu, bukan jalan yang mulus. 
Perjalanan menuju start poin Teluk Hijau
Selama perjalanan menuju Teluk Hijau Anda akan menyusuri jalan tanah berbatu yang menanjak dengan pemandangan alami yang menyegarkan.

Setelah tiba di pos penjagaan sampailah Anda di jalur trekking yang berada di kiri jalan yang merupakan start point menuju pantai Teluk Hijau. 
Start point menuju pantai Teluk Hijau sejauh 1 km.(sumber : Suryahardhiyana.com)
Jalur trekking ini berupa jalan setapak menyusuri tebing dan lembah sejauh 1 km yang cukup menguras energi karena harus naik dan turun melalui jalan yang di beberapa titik cukup curam. Terlebih jika Anda datang pada musim hujan, jalan setapak ini menjadi sangat licin dan penuh lumpur. Jika tidak hati-hati akan mudah terpeleset. Untuk mengurangi resiko kecelakaan, di bagian tertentu yang curam dan licin, dipasang tali tambang agar pengunjung yang melakukan trekking bisa berpegangan pada tali tersebut.
Begini kondisi jalur trekking
Jika Anda memilih jalur trekking ini, Anda membutuhkan stamina yang prima karena medannya memang cukup berat. Namun kecapekan Anda akan dibayar dengan menemukan banyak pemandangan indah yang tersaji selama perjalanan.    
Pemandangan indah Teluk Hijau dilihat dari atas.(sumber : Ankaranarenva.wordpress.com)

Ke Teluk Hijau Lewat Laut

Jika tidak mau capek, Anda bisa pilih cara yang lebih mudah dan cepat, yaitu dengan naik perahu selama sekitar 15 menit. Anda bisa menyewa perahu nelayan di pantai Rajegwesi dengan membayar Rp 25 ribu sekali jalan per orang atau Rp 35 ribu jika memilih pulang-pergi.

Meskipun perjalanan dengan perahu hanya 15 menit, tapi membutuhkan nyali yang besar. Karena perahu yang digunakan berukuran kecil dan Anda akan menyusuri pantai selatan yang terkenal ombaknya cukup besar. Dan dipastikan sesampainya di teluk Hijau, pakaian yang Anda kenakan akan basah oleh air laut.

Biasanya pengunjung yang berangkat menuju Teluk Hijau melalui jalur darat/trekking pulangnya menggunakan perahu nelayan ke pantai Rajegwesi. Alasan logisnya, karena tenaga sudah habis. Apalagi medannya memang lebih berat jika Anda memilih kembali ke Rajegwesi menggunakan jalur trekking, karena lebih banyak tanjakan daripada jalan menurun; berbda jika Anda memilih berangkat mlalui jalur darat ini, maka akan banyak ditemui jalan turun.

Karena itu jika Anda ingin merasakan kedua jalur ini, maka pengaturannya adalah ketika berangkat menuju ke Teluk Hijau dari Rajegwesi, gunakan jalur darat/trekking, dan kembalinya baru menggunakan jalur laut pada saat kondisi fisik sudah drop karena kecapekan.




update 28/06/14
loading...


77 komentar

numpang tanya, transportasi umum yang pas di kantong dari kota Banyuwangi ke Rajekwesi ada ga? mohon bimbingannya hhehe

trims

kalau mau camping :) kendaraan dititipkan kemana ya . amankah . thanks .

paling enak bawa motor sendiri aja kalau kesana,, kalau naik angkutan umum sulit sepertinya tidak ada angkutan umum,,,

Klo bawa mobil apa tmpt berhentinya jg sama dgn motor? Se ekstrim apa sih jalan setapaknya? Hari ini td mau ksana tp batal, cz bawa orang tua, n takut jalannya terlalu susah.

lebih enak pkek motor, karena jalannya rusak berat...
jika pakek motor pemberhentiannya bisa lebih dekat

mhon maaf untuk menjaga kebersihan panati pengunjung tidak bisa nge Camp,
jk mw Nge Camp bisa di area luar teluk ijo

Tidak ada angkutan umum..
saran bawa motor sendiri aj..
sewa di Genteng 30rb/hari

Kalo pake motor trail kira2 bisa nyampe ke pantai nya gak?

Tu arah klo dr genteng,pom bensin krikilan msh jauh kah k wisatanya??kyk blm sbrp trkenal pantaix.....

lebih enak kalau pakai trail karena jalan yang dilalui ketika masuk perhutani adalah makadam namun ketika sampai di pemukiman anda pasti jalan juga untuk sampai ke teluk hijau

naik mobil pun bisa asalkan berhenti di pemukiman penduduk terakhir.sisanya jalan kaki

intinya semua bisa menggunakan kendaraan not recomended (class sedan)

pantainya lebih terkenal di luar banyuwangi setahu saya yang asli surabaya n malang teluk ijo adalah wisata yg wajib di kunjungi bagi yg suka traveling seperti saya ini

Mas saya dari surabaya rencana mau kesana.kira2 rutenya lebih dekat via jember atau banyuwangi ya? Mobil saya bukan off road jadi sebaiknya dititip dimana?oya ada contact person utk sewa trooper atau sepeda motor? Maaf banyak tanya :)

Kalau dari Surabaya jelas lebih dekat lewat Jember. Untuk tujuan Teluk Hijau tidak masalah pakai mobil biasa, asal bukan tipe sedan. Mobil bisa dititipkan di Rajegwesi.

Mobil saya jenisnya xenia mas,bisa ya sampai sukamade?rencana nginap di sukamade trus paginya baru ke teluk hijau.trims sebelumnya

bisa mas, di sukamade itu masih bisa ditembus mobil ^^

Terima kasih banyak infonya teman2,ada yang punya contact person penginapan di sukamade?

Maaf numpang tanya. Tempat sewa motor di Banyuwangi dimana ya?

Pantainya keren Friends!
mampir kesini juga dong buat liat pantai yang lain :-)

Wonderful Beaches - Visit Belitung Island

coba cek ke www.tripolitour.com mbak

pantainya kereeeen, tapi boleh juga dilihat yang ini gan
destinasi pantai wisata belitung

ini pantainya masih satu jalur sama pulau merah?

Jdi disini boleh camp/tidak. di artikel dituliskan bisa camp, tp sy baca di komentar kok tidak bisa?

kalau misalnya ndak boleh nge camp di teluk hijau
ngecampnya harus dimana?
mohon infonya

iyaa nih,bner bisa nge'camp gak?
soalx kita ada rencana ke sana.

Infonya tidak boleh camping di Teluk Hijau maupun Pantai Batu untuk bermalam, tapi kalau setengah hari saja dan sorenya pulang boleh. Bagi yg camping sebaiknya memastikannya pada petugas Taman Nasional Meru Betiri. Atau alternatifnya camping di Pantai Rajekwesi yg memang diperbolehkan.

gan, persewaan motor di genteng di mananya ya? mohon ifonya dong

Yg butuh guide k sana saya bisa bantu cp.082332664697

kalo ke rajegwesi. elf long (mini bus) bs masuk gk yaa?

Ea mbak bisa kok tpi jalannya agak susah yg pasti elf long bisa masuk kok

mau tanya kak kl jalan kaki memerlukan wktu brpa jam trus kl qt
a titip mobil d penduduk apa penduduk tdk keberatan termikasih

tolong infonya ya, bulan depan saya akan touring kesana, saya dari Jakarta, tujuan utama saya ke Banyuwangi, untuk dapat sampai ke lokasi, jalur mana yg harus daya lewati dari kota Banyuwangi, trimakasih..

Rutenya : Banyuwangi - JAJAG - PESANGGARAN - SARONGAN - RAJEKWESI - TELUK HIJAU.

@Lia arum jika sudah sampek d banyuwangi bisa pergunakan jasa kami,cp:082332664697

@admin,,update terus perkembangan wisata d banyuwangi khususnya wisata yg sedang berkembang,,,thank's

jika anda ingin berwisata ke banyuwangi membutuhkan sarana transportasi dan penginapan/home stay kami siap melayani anda dengan harga sangat terjangkau,hub link BPI kami : http://www.backpackerindonesia.com/node/86311 thanks

Kalo mau ke green bay naik motor jalurnya gimana ya? Apa udah bagus? Secara motor ane matic..

camping disana boleh gak min? seru banget kayanya ngecamp di teluk hijau

Di Teluk Hijau tidak boleh. Tapi kalau di pantai Rajegwesi boleh.

salam kenal bos. apakah ada informasi terbaru mengenai sewa perahu dari rajegwesi ke teluk ijo bos?

Artikel anda sangat bermanfaat sekali

Terima kasih atas kunjungannya.

saat ini ada angkutan bus damri dari terminal jajag sampai di pasar sarongan yang jadi terminal juga dan kalau gag salah 1 hari 4 kali. dari sarongan anda bisa minta antar tukang ojeg.. gag usah khawatir.. dari sarongan ke green bay gag jauh kok....

Bagus blognya, sayang foto-fotonya banyak ngambil dokumentasi orang lain, hehehe. Sebaiknya foto-fotnya dikasih sumber asalnya

Terima kasih atas masukannya. Bertahap akan dilakukan perbaikan.

Ada penginapannya ga?? yg d dket teluk ijo?? kira-kira brp tarif permlmnya??

y untuk semua klo camp di tluk hijau memang tdk di perboleh kan kcuali sdah mendapat ijin dri petugas PHPA. camp bisa di lakukan di pantai rajekwesi dan semua kendaran apapun bisa masuk bahkan bis pun bisasuk yang bwa metik tetep bisa masuk dan petugas kami sudah menyiapkan area parkir yang aman. untuk penginapan kami juga menyediakan home stay jdi gk perlu kuatir info lbih lanjut bisa datang ke wisata kami dan bisa tanya ke kantor sekertariat MER yang brada di rajekwesi trima kasih

untuk semuanya camp memang tdk di perbolehkan di tluk hijau karna untuk menjaga klestarian habitan dan minimalkan terjadinya kecelakaan

Terima kasih mas Gilangputu atas infonya yang sekaligus menjawab banyak pertanyaan teman2 sebelumnya.

Boleh minta kontak sewa motor di daerah genteng / kalisetail?

Terima kasih

Untuk sewa motor bisa hub. Banyuwangi Adventura HP 087 852 643 796 , Motocy Banyuwangi di 082143968770, atau Tripoli tour di 08179698751. Itu wilayah Banyuwangi kota, sedangkan untuk wilayah Genteng/Kalisetail tidak ada info.

Maaf numpang tanya,, misal buat acara tahun baru di teluk hijau bisa nggak???
Trus klo melewati rute darat ke teluk hijau malam boleh apa tidak,, terima kasih

Fotonya Keren... bisa banget di jadikan refrensi liburan akhir tahun... Salam Wisata...

Pertanyaan singkat utk siapapun yg bisa membantu menjawab:

1. Apakah di area pantai teluk hijaunya ada sinyal telekomunikasi operator? Jika ya, operator apa saja, dan mana yg sudah support 3G. Ya kali aja sudah 3G jd bisa take selfie sekalian dshare gtu :-)

2. Adakah area parkir motor permanen yg dijaga oleh tukang parkir resmi/kelompok warga sekitar yang resmi? Krn riskan juga meninggalkan motor dan beranjak ke pantai jalan kaki agak jauh klo tdk bisa memantau keberadaan kendaraan juga. Dilihat dari google maps tempat ini sangat jauh dan tersembunyi jadi calon pengunjung sebaiknya lebih mawas diri juga krn jauh dari pusat kesehatan.

wow..kereen gan..kapan2 main2 ksini ah :p

Jadi mudahnya itu ambil penginapan di rajegwesi ya? Kemudian naik kapal ke teluk ijo? Atau ada option lain mas admin? Thx

Betul, penginapan di Rajegwesi. Untuk ke Teluk Hijau bisa menggunakan perahu nelayan setempat atau melalui jalur treking. Untuk mendapat pengalaman maksimal sebaiknya berangkat melalui jalur treking karena kondisi msh fit, dan balik ke Rajegwesi naik perahu, saat kondisi tubuh sudah letih.

Mantap fotonya..

Jangan lupa juga mampir ke Wisata Bromo yahh..sejalur kok kalau dari malang dan surabaya :)

maaf, kami (guru TK) sedianya akan mengunjungi tempat wisata (pantai) di Banyuwangi, akan ttpi melihat medan yg akan kami tempuh (teluk hijau) sepertinya kurang pas untuk kami (guru TK). Sebaiknya kami menuju ke pantai mana yaa, selain pulau merah. Kami membawa rombongan sekitar 60 guru TK dg kendaraan BUS besar.InsyaAllah minggu depan pelaksanaannya. Mohon bantuannya...terimakasih. Bunda DIAH

Selain Pulau Merah, Ibu bisa mengunjungi Pantai Pancer, Wedi Ireng, Lampon, Mustika &Parang Kursi yg msh berada di wilayah sama.

Jika masuk Kota Banyuwangi sekalian mampir Pantai Boom & Taman Sritanjung.

tahun lalu saya pernah ke pantai ini, tapi tidak ditempuh dengan jalan kaki, rombongan kita menggunakan kapal dan sampai tuh disana.. cuma ditempuh dalam waktu 1 jam saja.. terimakasih

mantap ayo kita majukan wisata banyuwangi tercinta
banyak atraksi yang tidak kalah indahnya loh
salam travel

wah indah banget tuh alamnya pengen banget maen kesana, sayang jauh ya...

info dong yg bsa jd tourguide di sana . thanks

Anda bisa menghubungi local guide mas Franky di 0813-5705-4740 atau lihat profilnya di https://www.facebook.com/Mbolang-Banyuwangi-Adventure-MBA-1708970635998205

numpang tanya gan, bila ingin bermalam di teluk hijau ini, untuk perijinanya dikenakan tarif berapa ya? terimakasih

selamat siang kak, mau tanya kalo rute ke Teluk Hijau ini dari Banyuwangi kota (Stasiun Karangasem dan sekitarnya) itu kira kira jelas petunjuknya (plang atau rambu penunjuk arah) nggak ya kalo mau naik motor sendiri gitu.
yang paling gampang ngikutin petunjuknya apa ya? misal di rambunya memang sudah ada tulisan "Pantai Teluk Hijau" jadi saya dari BWI tinggal ngikut aja atau gimana. terima kasih :)

Rute dari Banyuwangi kota/stasiun Karangasem ke Teluk Hijau :
Karangasem > Rogojampi > Srono > Benculuk (pertigaan Benculuk, belok kiri) > Purwoharjo > Pesanggaran > Sarongan > Rajegwesi > Teluk Hijau.

Yg penting ikuti saja arah tersebut, dg naik motor tentu lebih mudah bertanya pada warga setempat arah jalan menuju Teluk Hijau. Nanti sesampai di Benculuk, jangan terus menuju ke Jajag (kejauhan), tapi saat di pertigaan Benculuk (ada trafik light), belok ke kiri menuju arah Purwoharjo. Arah selanjutnya tinggal tanya2 saja pada warga yang ditemui.

Bermalam dalam arti camping di Teluk Hijau tidak boleh. Anda bisa camping di Pantai Rajekwesi atau menginap di homestay setempat.

jaga kebersihan pantai .....mulai dari kita sendiri....

Great to see that someone still understand how to create an awesome blog.
The blog is genuinely impressive in all aspects.
I like this blog.
mgmdomino

selamat siang, nanya donk min, rencananya bulan ini saya mau kesana. tp masih bingung. saya dr JKT, sebaiknya saya turun di stasiun mana ya. soalnya saya liat cukup banyak stasiun di Banyuwangi. dan juga kalau saya mau ke Teluk Hijau baiknya saya menginap dimana, karena saya juga ingin mengunjungi wisata yang lain selain Teluk Hijau. apakah ada wisata yg sejalur dengan Teluk Hijau

Kalau tujuannya ke Teluk Hijau naik KA, sebaiknya turun di Stasiun Kalibaru. Karena stasiun ini berada persis di jalan raya Banyuwangi-Jember.

Selanjutnya lanjutkan perjalanan ke Kec. Jajag naik bis jurusan Banyuwangi, turun di Terminal Jajag.

Dari Jajag lanjutkan perjalanan menuju Pesanggaran/Sanggar dg naik bis. Selanjutnya dari terminal Sanggar ke Sarongan/Rajegwesi bisa naik angkot atau ojek. Rajegwesi adalah pintu masuk Taman Nasional Meru Betiri.

Obyek wisata yang searah dengan Teluk Hijau : Pantai Rajegwesi – Teluk Hijau – Pantai Sukamade. Jika tujuannya sampai Teluk Hijau, selanjutnya bisa melanjutkan ke Pulau Merah, dengan naik ojek dari Pesanggaran. Di sekitar Pulau Merah banyak terdapat obyek lain seperti Pancer, Pantai Mustika, Lampon, dan Wedi Ireng.

Untuk tempat menginap disarankan di Pulau Merah, karena banyak terdapat homestay di sekitar pantai.

masukan untuk pengurus wisata pantai indah di banyuwangi,,

keindahan pantai di banyuwangi masih alami,, jangan sampai kedepannya tercemar oleh sampah dan ulah orang yg tidak bertanggung jawab,,

untuk meminimalisir hal itu,,
dibuat semacam ada pengecekan barang bawaan saat masuk pantai dan keluar pantai harus sama,, apabila kurang maka dikenakan denda nominal 100rb.. seperti yg sudah dilakukan di pantai daerah malang selatan seperti pantai 3 warna..
sehingga kebersihannya terjaga,, dan tetap alami,,
trimakasih..:)

Back To Top